Iklan Suhatri Bur Kiri
Iklan Rahmang Kanan

SatpolPP Padang Bongkar Lapak Pedagang Kaki Lima

  • Bagikan
SatpolPP Padang saat menertibkan lapak pedagang kaki lima yang menggunakan trotoar di Gunung Pangilun. (Foto: Istimewa)

Padang | Datiak.com – Satuan Polisi Pamong Praja (SatpolPP) Kota Padang terus melakukan penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL). Sehingga, mereka tidak melanggar aturan saat berdagang. Salah satunya karena menggunakan fasilitas umum (fasum), seperti trotoar.

Hal itu disampaikan oleh Kepala SatpolPP Kota Padang, Alfiadi. Senin pagi (24/8), pihaknya masih menemukan adanya PKL yang melanggar aturan. Yakni Kelurahan Gunung Pangilun, Kecamatan Padang Utara. Bahkan, tiga pedagang kaki lima terpaksa ditertibkan dengan membongkar lapaknya.

Tindakan itu diambil pihaknya, lanjut Alfiadi, lantaran penggunaan trotoar untuk berdagang, telah melanggar Peraturan Daerah Nomor 11 Tahun 2005. Yakni menyangkut Ketentraman Masyarakat dan Ketertiban Umum.

“Tiga lapak itu dua di antaranya menjual buah-buahan, sedangkan satunya berupa jasa laundry. Mereka sudah jelas melanggar karena trotoar itu hak pejalan kaki,” ucapnya.

Selain membongkar lapak tiga PKL, pihaknya juga memberikan teguran keras kepada 12 PKL di sana. Ia pun mengingatkan mereka agar tidak mengulangi kembali perbuatannya.

“Tidak hanya menempatkan lapak, para PKL itu juga ada yang meletakkan papan iklan di trotoar, menghalangi pejalan kaki. Makanya kami beri peringatan keras,” hematnya.

Alfiadi juga menjelaskan, selain sarana pejalan kaki, trotoar dapat memperindah Kota Padang. Itulah kenapa Pemerintah Kota Padang gencar membenahi trotoar di sepanjang jalan Kota Bengkuang tersebut.

“Sebagai masyarakat yang baik, seharusnya sama-sama kita jaga manfaat dan fungsi trotoar tersebut,” harapnya. (da.)

  • Bagikan