Sanksi Perda AKB Diterapkan di Kepulauan Mentawai

  • Bagikan
Para remaja yang ditertibkan saat sanksi Perda AKB diterapkan di Kepulauan Mentawai. Remaja yang tidak patuh protokol kesehatan tersebut diminta membersihkan jalan. (Foto: Sabarial/Datiak.com)

Mentawai | Datiak.com – Penindakan sesuai ketentuan Peraturan Daerah (Perda) Sumatera Barat Nomor 6 Tahun 2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB), mulai dijalankan di Kabupaten Kepulauan Mentawai. Sehingga, sudah ada para pelanggar protokol kesehatan di Bumi Sikerei itu, yang ditertibkan sejak sanksi Perda AKB diterapkan.

Kasat Pol PP Kepulauan Mentawai Dul Sumarno mengatakan, tim gabungan TNI, Polri dan SatpolPP di Mentawai, sudah mulai mengambil langkah tegas dalam bagi pelanggar protokol kesehatan. “Bagi yang melanggar kita kenai sanksi sosial, seperti membersihkan jalan,” ujar Dul saat jumpa pers, Selasa (13/10).

Ia menjelaskan, dominan pelanggar protokol kesehatan adalah kalangan remaja. Hal itu karena kesadaran dan kepedulian mereka memang masih minim terhadap kesehatan. “Jadi, sanksi yang kita berikan ini tujuannya juga untuk mengedukasi,” ucapnya.

BACA JUGA:  20 Kelompok Tani di Padangpariaman Dapat Bantuan Alsintan

Salah satu upaya edukasi yang dilakukan pihaknya, yaitu dengan meminta setiap remaja yang melanggar protokol kesehatan tersebut hormat pada bendera merah putih. “Sebenarnya sanksi yang kita berikan ini masih sangat ringan, karena kita memang mengedepankan edukasi,” hematnya.

Sedangkan di dalam Perda AKB, lanjutnya, diberlakukan sanksi denda kepada para pelanggar protokol kesehatan. Untuk itu, ia meminta kepada kalangan remaja yang mustahil bisa memenuhi jika sanksi Perda AKB diterapkan, dengan tidak melakukan pelanggaran.

“Jadi Perda AKB ini sebenarnya bisa mendidik kalangan remaja yang kurang peduli terhadap protokol kesehatan, agar peduli dengan dirinya dan orang tuanya yang akan menanggung apabila ini dikenai sanksi denda,” tegas Dul.

BACA JUGA:  Pra TMMD ke-110 di Mentawai Dikebut, Personel Kodim Kerja Sigap

Ia menjelaskan bahwa tim gabungan akan terus menyisir seluruh kecamatan di Kepulauan Mentawai. Sehingga, ia memastikan penegakan Perda AKB benar-benar maksimal di sana nantinya. “Kita akan terus monitoring sampai masyarakat benar-benar mematuhi aturan ini,” ucap Dul.

Di samping monitoring dan menindak pelanggar protokol kesehatan tersebut, lanjut Dul, pihaknya masih terus menyosialisasikan kepada masyarakat agar taat protokol kesehatan. “Kita harap tanggung jawab seluruh pihak agar peduli dengan kesehatannya dengan cara patuhi protokol kesehatan. Sehingga, penyebaran Covid-19 dapat dihentikan di daerah kita, ” pungkasnya. (da.)

  • Bagikan