Minggu, 25 Februari 2024

Datiak.com

Berita Sumbar Terbaru Hari Ini dan Info Terkini

Rusunawa di Kampung Muaro Pessel Tidak Layak

Bangunan rusunawa di Kampung Muaro, Nagari Painan Selatan, Kecamatan IV Jurai, tampak dari bagian depan. (Foto: Humas Pemkab Pessel)
220 pembaca


Pesisir Selatan | Datiak.com – Rusunawa di Kampung Muaro, Nagari Painan Selatan, Kecamatan IV Jurai tidak layak digunakan untuk tempat perawatan pasien Covid-19. Sebab, rumah susun sewa sederhana (rusunawa) itu tidak memiliki sarana Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).

Hal ini diungkapkan oleh Wakil Bupati Pesisir Selatan, Rudi Hariyansyah. menyikapi wacana dijadikannya rusunawa di Kampung Muaro sebagai alternatif tempat perawatan pasien Covid-19 di Pesisir Selatan. Menurutnya, apabila rusunawa itu dipaksakan sebagai tempat perawatan pasien Covid-19, malah berisiko membahayakan lingkungan dan kesehatan masyarakat sekitarnya.



Sebab, lanjut Rudi, limbahnya tidak mungkin dibuang secara sembarangan. Hal itu juga tentunya bisa bermuara ke ranah hukum. ”Pembuangan limbah medis merupakan salah satu syarat utama yang harus dimiliki, jika rusunawa di Kampung Muaro ini dijadikan sebagai tempat alternatif perawatan pasien positif Covid-19. Karena belum memiliki IPAL, sehingga rencana itu belum bisa direalisasikan,” kata Wakil Bupati Pesisir Selatan, Rudi Hariyansyah.

Rudi menjelaskan, dengan semakin tingginya jumlah warga yang tertular Covid-19 di Pesisir Selatan, pemerintah daerah (pemda) harus mencari alternatif. Hal ini sebagai antisipasi apabila daya tampung Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr M Zein penuh.

Pengganti Rusunawa di Kampung Muaro

Terkait kondisi itu rusunawa di Kampung Muaro yang belum punya IPAL, Pemkab Pesisir Selatan mencari alternatif lain untuk penampungan pasien Covid-19. Hasilnya, Rumah Sakit (RS) Pratama Tapan menjadi pilihannya. Sebab, rumah sakit itu berada di daerah bagian selatan.

iklan paralax post

“Jadi, RS Pratama Tapan ini bisa dijadikan sebagai penampung pasien Covid-19 yang berasal dari daerah selatan. Ini tentu merupakan harapan bagi masyarakat agar mereka tidak perlu jauh ke Painan untuk mendapatkan perawatan,” hematnya.

Selain itu, lanjut Rudi, RS Pratama Tapan saat ini sebenarnya sudah dimanfaatkan sebagai tempat isolasi dan perawatan pasien positif Covid-19. Fasilitas yang tersedia di dalamnya sebanyak 16 tempat tidur yang tersebar di 8 ruangan.




“Agar pelayanan maksimal bisa dilakukan bagi pasien positif Covid-19. Sehingga kita juga tengah mempersiapkan tenaga dokter untuk menanganinya. Berapa jumlahnya, saya masih belum tahu. Yang jelas, dokter yang akan menangani nanti di antaranya dokter paru, spesialis penyakit dalam, dan lainnya,” tukas Rudi. (da.)


Temukan berita Pesisir Selatan hari ini dan berita Sumbar terkini di Datiak.com.

Avatar photo