Iklan Melayang
Iklan Melayang

Revolusi Mental di Padangpariaman sudah Terlaksana

  • Bagikan
Revolusi Mental di Padangpariaman
Wabup Padangpariaman Rahmang didampingi Pj Sekdakab, Kepala Kesbangpol, Kabag Hukum, serta Kabag Humas dan Protokol Padangpariaman saat mengikuti rakornas yang diadakan Kemenko PMK secara virtual. Dalam kesempatan itu, Rahmang menyatakan komitmen akan terus mendorong gerakan revolusi mental di Padangpariaman. (Foto: Humas Pemkab Padangpariaman)
banner 468x60

Padangpariaman | Datiak.com – Wakil Bupati Padang Pariaman, Rahmang menilai bahwa revolusi mental di Padangpariaman sudah terlaksana. Hal itu disampaikannya usai mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) yang digelar Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) secara virtual, kemarin.

Seperti diketahui, revolusi mental menjadi Program Prioritas Nasional yang tertuang dalam RPJMN 2020-2024. Deputi Bidang Revolusi Mental, Pemajuan Kebudayaan, dan Prestasi Olahraga Kemenko PMK, Nyoman Shuida menilai, revolusi mental sudah mengalami metamorfosa yang cukup strategis sejak dilaksanakan tahun 2014.

banner 336x280

“Jadi, sekarang harus ada sinkronisasi antara pemerintah pusa hingga kabupaten/kota untuk penerapan gerakan revolusi mental ke depannya,” hemat Nyoman.

Pasalnya, ia melihat terdapat berbagai rintangan yang harus dihadapi dalam penerapan revolusi mental di Indonesia. Terlebih di masa pandemi Covid-19 ini. “Gerakan revolusi mental ini kan didesan di masa-masa normal atau sebelum pandemi. Jadi, tantangan sekarang bagaimana menyesuaikan dengan kondisi pandemi,” tukasnya.

Menyikapati itu, Ketua Tim Ahli Gugus Tugas Nasional Gerakan Nasional Revolusi Mental, Ravik Karsidi, mengemukakan ide penerapan gerakan revolusi mental di masa pandemi. Syaratnya, seluruh pihak harus terlibat di dalamnya.

“Jadi, gerakan nasional ini tidak saja dilakukan pemerintah, tetapi seluruh unsur di masyarakat. Misalnya sektor swasta dan dari perguruan tinggi,” hemat Ravik.

Menurutnya, gerakan revolusi mental sangat penting lantaran menyangkut kondisi negara yang mengalami deifisit tiga nilai penting. Yakni integritas, etos kerja generasi muda, dan semangat gotong royong.

Implementasi di Padangpariaman

Sedangkan Wakil Bupati Padangpariaman, Rahmang, mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Padangpariaman siap melaksanakan program yang dapat menyukseskan gerakan revolusi mental di Padangpariaman. Terlebih lagi, dalam visi-misi Bupati Padangpariaman, sudah mengarah pada upaya revolusi mental tersebut. Yakni Mewujudkan Padangpariaman Unggul Berkelanjutan, Religius, Sejahtera dan Berbudaya.

“Sebenarnya, pada poin unggul berkelanjutan, religius dan berbudaya itu sudah menginterpretasikan upaya-upaya revolusi mental di Padangpariaman ke depannya,” ungkap wabup yang pernah menjabat Kadisdikbud Padangpariaman tersebut.

Selain itu, menyangkut tiga poin yang disampaikan Prof Ravik Karsidi, menurutnya sudah tertanam dalam kehidupan masyarakat Padangpariaman. Misalnya semangat gotong royong yang dilaksanakan dalam artian luas. Bahkan gotong royong secara finalsial untuk membantu warga yang membutuhkan atau membenahi sarana pra sarana di desa/nagari.

“Namun konsep gerakan revolusi mental yang dirumuskan dalam RPJMN 2021-2024 tentunya lebih kompleks, sehingga kita lebih bisa mencapai hasil yang lebih optimal. Salah satunya untuk mewujudkan SDM Padangpariaman yang lebih berkualitas lagi ke depannya,” tukas Rahmang. (da.)

banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan