Minggu, 25 Februari 2024

Datiak.com

Berita Sumbar Terbaru Hari Ini dan Info Terkini

Razia Kos-kosan di Padang: 1 Pria dan 3 Wanita Diamankan, ada yang Positif

SatpolPP Kota Padang bersama BNNP Sumbar saat melakukan razia kos-kosan di Padang, pada Jumat (15/12/2023). (Foto: SatpolPP Padang)
265 pembaca

Padang | Datiak.com – Razia kos-kosan di Padang dilakukan oleh SatpolPP Kota Padang bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumbar, Jumat (15/12/2023).

Razia kos-kosan di Padang itu dilakukan sebagai upaya preventif untuk mengantisipasi pelanggaran norma, nilai, dan aturan yang berlaku di Kota Padang.

Alhasi, dari razia kos-kosan di Padang itu, tim gabungan mengamankan satu pasangan muda-mudi tanpa ikatan pernikahan yang berada dalam satu kamar kos-kosan.

Kabid Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat Satpol PP Kota Padang, Rozaldi Rosman, menyatakan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk memastikan kos-kosan di Padang tidak melanggar Perda Kota Padang Nomor 9 Tahun 2016 tentang Pengelolaan Rumah.

Selain itu, pengawasan juga bertujuan untuk memastikan pemilik kos-kosan tidak menerima pasangan yang bukan suami istri untuk berada dalam satu kamar kos, guna menjaga ketertiban umum dan ketentraman masyarakat di Kota Padang.

“Kita melakukan giat gabungan di Jalan Karet, Kelurahan Padang Pasir, Kecamatan Padang Barat. Petugas kita memantau adanya penghuni kos yang bukan pasangan suami istri berada dalam satu kamar,” ujar Rozaldi.

”Jadi, pasangan tersebut kita akan amankan ke Mako SatpolPP Padang. Untuk BNN, mereka melakukan tes urin terhadap penyewa kos. Kita melakukan pendampingan di lokasi,” jelas Rozaldi.

Dalam pengawasan tersebut, empat orang penghuni kos diamankan, terdiri dari satu laki-laki dan tiga wanita. Satu wanita diduga positif mengonsumsi narkoba dan langsung dibawa oleh BNN untuk diproses lebih lanjut.

Sementara dua wanita lainnya dan satu laki-laki yang terjaring razia kos-kosan di Padang itu, dibawa ke Mako Satpol PP Kota Padang karena ditemukan berada dalam satu kamar.

Setelah sampai di Mako SatpolPP Kota Padang, mereka diserahkan kepada Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) untuk dilakukan pendataan dan diproses sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Kita belum mendapatkan hasil pemeriksaan PPNS, sehingga belum dapat memastikan sanksi apa yang akan diberikan kepada mereka,” katanya.

“Namun, kita berharap insiden ini menjadi perhatian serius bagi pemilik kos-kosan di Kota Padang untuk lebih ketat dalam melakukan pengawasan terhadap penghuni kosnya guna menjaga ketertiban umum dan ketentraman masyarakat di Kota Padang,” tukas Rozaldi. (*)