Iklan Suhatri Bur Kiri
Iklan Rahmang Kanan

Ratusan Pelanggar Protokol Kesehatan di Kota Solok

  • Bagikan
Petugas ketika menertibkan para pelanggar protokol kesehatan. Per Minggu (8/11), ratusan pelanggar protokol kesehatan di Kota Solok telah disanksi sosial. (Foto: Istimewa)

Kota Solok | Datiak.com – Pelanggar protokol kesehatan di Kota Solok sudah mencapai 648 orang per Minggu (8/11). Lalu, sebanyak 10 pelaku usaha di sana ditindak karena melanggar Perda AKB. Sanksi yang diberikan kepada ratusan pelanggar protokol kesehatan di Kota Solok itu berupa sanksi sosial.

“Kepada semua pelanggar AKB, sanksi yang kami berlakukan masih sanksi sosial. Sebab, semuanya (ratusan pelanggar protokol kesehatan di Kota Solok, Red) mengaku melakukan pelanggaran pertama atau baru satu kali,” ujar Kepala SatpolPP Kota Solok, Ori Affilo.

Dijelaskannya, Pemko Solok telah menyosialisasikan Perda AKB bersama Forkopimda. Untuk sanksi pelanggaran perda ini bertahap. Meliputi sanksi sosial, denda dan kurungan. Hal itu merupakan bukti keseriusan menerapkan Perda AKB ini. Selama ini, Pemko juga telah melaksanakan razia masker. Bahkan, TNI/Polri lebih dulu melakukan. Mereka melaksanakan saat akhir pekan dan menyisir tempat-tempat keramaian.

Sesuai Perda AKB, Satgas Covid-19 dari TNI-Polri dan SatpolPP akan memberi sanksi kepada para pelanggar yang terjaring razia. Ada sanksi administratif berupa kerja sosial dengan memakai atribut rompi oranye pelanggar Perda, apabila tidak mau maka ada opsi membayar denda.

“Kemudian, bila pelanggar sudah berkali-kali kedapatan oleh petugas, mereka akan diberi sanksi tindak pidana ringan berupa denda dan hukuman kurungan penjara. Catatan rekor pelanggar akan disimpan lewat aplikasi yang disediakan oleh Pemprov Sumbar. Hingga kini belum ada sanksi kurungan,” katanya.

Ia menegaskan, operasi penegakan Perda AKB tersebut akan dilakukan setiap hari oleh petugas dalam rangka pencegahan penularan Covid-19 di Sumbar, khususnya di Kota Solok. “Sebab, perlu langkah pengawasan yang ketat sehingga masyarakat disiplin dalam penerapan protokol kesehatan. Bagi yang tidak menerapkan protokol kesehatan diberi sanksi,” ucapnya.

Sementara itu, Juru Bicara Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Solok, Syaiful Rustam, mengimbau masyarakat Kota Solok tetap mematuhi protokol kesehatan, karena kasus positif semakin mengkhawatirkan. “Hingga Minggu (8/11), tercatat jumlah kasus Covid-19 di Kota Solok mencapai 271 orang. 234 orang sudah dinyatakan sembuh,” ungkapnya. (da.)

  • Bagikan