Rabu, 28 Februari 2024

Datiak.com

Berita Sumbar Terbaru Hari Ini dan Info Terkini

Ratusan APS Mirip APK di Padang Pariaman Langsung Diturunkan

Ketua Bawaslu Padang Pariaman, Azwar Mardin (baju putih), mengkoordinir langsung penertiban APS mirip APK di jalan menuju BIM, Katapiang, Batang Anai, Rabu (22/11/2023). (DatiakFoto)
252 pembaca

Padang Pariaman | Datiak.com – Setelah memberikan rentang waktu cukup lama, APS mirip APK di Padang Pariaman akhirnya diturunkan langsung oleh Tim Gabungan Bawaslu, TNI, Polri, SatpolPP, Dinas Perhubungan, dan Dinas Lingkungan Hidup Padang Pariaman, pada Rabu (22/11/2023).

Tim Gabungan Bawaslu Padang Pariaman sendiri dibagi menjadi dua. Tim satu yang dikomandoi Ketua Bawaslu Padang Pariaman, Azwar Mardin, melakukan penyisiran dari Kacamatan Batang Anai.

Sedangkan tim dua di bawah komando Kordiv Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Padangpariaman, Irwandi, menertibkan APS mirip APK dari Kecamatan 2×11 Kayu Tanam.

Setidaknya ratusan APS mirip APK yang diturunkan dalam penertiban tersebut. Dominan pelanggarannya berupa penayangan simbol coblos pakai paku pada nomor urut, serta peletakan APS di lokasi terlarang, seperti tiang listrik dan pohon pelindung jalan.

Pantau media saat penertiban dari kawasan jalan menuju Bandara Internasional Minangkabau (BIM) di Kecamatan Batang Anai hingga Pasar Lubuak Aluang, APS mirip APK yang ditertibkan kebanyakan berupa spanduk ukuran kecil, yang dipasang di pohon-pohon pelindung jalan.

ratusan aps mirip apk di padang pariaman langsung d 1

Selain itu, terdapat juga beberapa baliho ukuran besar yang diturunkan, lantaran terdapat simbol paku coblos pada nomor urut. Baliho ukuran besar yang diturunkan itu, umumnya milik para caleg dari berbagai partai politik (parpol) yang maju ke tingkat provinsi.

”Penertiban APS berbentuk APK ini akan dilaksanakan sampai besok (hari ini),” ujar Azwar Mardin di sela-sela istirahat sejenak saat penertiban di Kecamatan Batang Anai, Rabu (22/11/2023).

Ia menjelaskan bahwa sebelum penertiban, pihaknya sudah melakukan sosialisasi dengan mendatangkan langsung pengurus parpol ke Kantor Bawaslu Padang Pariaman, pada Jumat (17/11/2023). Bahkan, pihaknya dan pengurus parpol pun membuat komitmen secara tertulis.

“Jadi, mulai dibuatnya komitmen itu, kita memberikan waktu kepada parpol dan caleg-nya agar membenahi secara mandiri APS mereka yang menyerupai APK,” katanya.

Namun apabila komitmen itu tetap tidak dilaksanakan, tentunya tim gabungan harus mengambil tindakan ketika melakukan penertiban di lapangan. “Hari ini kita penertiban, semua yang melanggar ketentuan tentu ditindak,” ungkapnya.

Dari penelusuran Panwascam sehari sebelum dilakukan penertiban, sambungnya, terdata sekitar 400 lebih APS yang menyerupai APK. Namun, menurutnya jumlah itu bisa saja mengalami penurunan di akhir penertiban oleh tim gabungan pada hari ini.

“Misalnya hari ini (kemarin) tidak beberapa baliho ukuran besar yang melanggar. Kebanyakan ukuran kecil yang terpasang di pohon saja. Sebab, dominan baliho/spanduk ukuran besar sudah dirapikan sehingga tidak lagi mirip APK,” jelasnya.

ratusan aps mirip apk di padang pariaman langsung d 2

Jadi, ia menilai mungkin saja hal itu bisa terjadi di kecamatan lainnya ketika tim gabungan melakukan penertiban hari ini. “Besok kita akan menyisir kecamatan lain. Namun, tim kabupaten akan fokus pada laporan Panwaslu Kecamatan yang membutuhkan crane (alat derek) untuk membuka baliho ukuran besar,” papanya.

Azwar Madin pun kembali menegaskan, bahwa APS mirip APK ataupun APK yang sudah bisa digunakan pada masa kampanye nantinya, tetap tidak diperbolehkan dipasang di tempat tertentu. Misalnya pada pohon, tiang listrik dan internet, dan daerah persimpangan.

“Saran dari Dinas Perhubungan, persimpangan merupakan kawasan yang dilarang untuk pemasangan APK ataupun APS, lantaran dinilai bisa memicu kecelakaan karena mengganggu konsentrasi pengendara. Makanya, bagian itu juga kami tertibkan,” tukasnya. (da.)