Kamis, 22 Februari 2024

Datiak.com

Berita Sumbar Terbaru Hari Ini dan Info Terkini

RAPBD Padang Pariaman 2024 Disepakati: Fokus Kesejahteraan Masyarakat

Wabup Padang Pariaman, Rahmang, menandatangani dokumen pengesahan RAPBD Padang Pariaman 2024, yang disaksikan ketua, wakil ketua, dan sejumlah anggota DPRD Padang Pariaman, Kamis (10/11/2023). (Foto: Diskominfo Padang Pariaman)
193 pembaca

Padang Pariaman | Datiak.com – Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah atau RAPBD Padang Pariaman 2024 disepakati sebagai Peraturan Daerah (Perda). Keputusan ini diambil dalam Sidang Paripurna Penyampaian Pendapat Akhir Fraksi terhadap RAPBD Padang Pariaman 2024, di Ruang Sidang Utama DPRD Padang Pariaman, Jumat (10/11/2023).

Delapan fraksi yang ada di DPRD turut menyampaikan pendapat akhir mereka terhadap RAPBD Padang Pariaman 2024, menandai akhir dari proses pembahasan yang berlangsung selama beberapa hari.

Wakil Bupati Padang Pariaman, Rahmang, menyambut baik hasil kesepakatan tersebut dalam sambutannya. Selama proses pembahasan, ia mengungkapkan bahwa banyak saran, masukan, dan himbauan yang telah disampaikan oleh para anggota Dewan.

Menurutnya, semua masukan tersebut menjadi bahan pertimbangan dan koreksi yang berharga untuk langkah-langkah kebijakan selanjutnya, dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Padang Pariaman.

“Semua saran dan masukan tersebut menjadi bahan pertimbangan dan koreksi bagi kita semua untuk mengambil langkah-langkah kebijakan selanjutnya dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Padang Pariaman sesuai harapan dan cita-cita kita bersama untuk Padang Pariaman Berjaya,” terang Rahmang.

Rahmang melanjutkan dengan mengumumkan anggaran yang telah disepakati untuk tahun 2024. Pendapatan daerah pada APBD tersebut ditetapkan sebesar Rp1.405.339.562.270, sedangkan belanja daerahnya mencapai Rp1.570.753.633.545. Dengan demikian, terdapat defisit anggaran sebesar Rp165.414.071.275 yang akan ditutup dengan pembiayaan netto.

“Adapun defisit anggaran ini ditutup dengan selisih antara penerimaan dan pengeluaran pembiayaan yaitu pembiayaan netto sebesar Rp165.414.071.275. Jadi, sisa lebih pembiayaan anggaran tahun berkenan (silpa) negatif sebesar Rp0 (balance budged),” jelas Rahmang.

Rahmang menyampaikan bahwa kesepakatan bersama tentang Rancangan Peraturan Daerah Tentang APBD Tahun Anggaran 2024 ini akan disampaikan ke Gubernur Sumatera Barat untuk evaluasi lebih lanjut.

Setelah itu, diharapkan dapat ditetapkan menjadi Peraturan Daerah, membawa Kabupaten Padang Pariaman menuju perkembangan yang lebih baik dan kesejahteraan yang lebih tinggi. (da.)