Iklan Melayang
Iklan Melayang

Ramlan Nurmatias Pamitan, Tinggalkan Pesan Penting saat Apel

  • Bagikan
Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias menyatakan pamit kepada seluruh ASN Pemko Bukittinggi saat memimpin langsung kegiatan apel lengkap, di halaman Balai Kota Bukittinggi, Senin (8/2). (Foto: Humas)
banner 468x60

Bukittinggi | Datiak.com – Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias menyatakan pamit kepada seluruh ASN Pemko Bukittinggi saat memimpin langsung kegiatan apel lengkap, di halaman Balai Kota Bukittinggi, Senin (8/2). Dalam amanatnya, Ramlan mengatakan, tidak beberapa hari lagi masa tugasnya sebagai wali kota Bukittinggi berakhir usai hampir lima tahun memimpin.

Dalam apel pertama setelah dilantik dulu, hal pertama yang ia minta adalah kerja sama dan kerja keras seluruh ASN dalam bekerja membangun Bukittinggi. ”Alhamdulillah dalam waktu lima tahun ini, visi dan misi yang diemban telah dijalankan bersama dengan SKPD dan seluruh ASN Pemko Bukuttinggi,” ujar Ramlan Nurmatias.

banner 336x280

Ada empat fungsi pemerintahan yang dijalankan. Fungsi pelayanan, bukti nyata fungsi pelayanan adalah dibangunnya mall pelayanan publik. Selanjutnya fungsi pembangunan yang telah dijabarkan dalam RPJMD telah dilaksanakan, salah satunya RSUD yang IGD-nya sudah mulai berfungsi.

”Kemudian fungsi pengaturan di sinilah banyak masalah terjadi. Banyak kepentingan bertentangan. Pengaturan harus dilakukan, termasuk pengaturan aset pemko dikuatkan oleh perda. Dalam pengamanan perda, Satpol PP bersentuhan langsung dengan masyarakat,” kata Ramlan.

Terakhir, fungsi pemberdayaan, pemerintah harus menciptakan kondisi kondusif bagi daerah, baik sosial politik maupun kebudayaan. Di sini, terlibat pula DPRD dan Forkopimda dalam menciptakan kondisi yang kondusif. Walaupun selama masa pemerintahan 5 tahun ini, ke-4 fungsi pemerintah itu berjalan lancar. Namun, tentu saja tidak semua kepentingan masyarakat dapat diakomodir semuanya.

Ungkap Pengalaman

Ke depan, Ramlan berharap ASN Pemko tetap bekerja dengan semangat sesuai aturan dan dengan ikhlas. Jangan hanya mengharapkan jabatan dan keuntungan semata. ”Pengalaman saya selama memimpin Bukittinggi yang paling berat adalah saat harus melakukan mutasi. Tidak mudah melakukan mutasi, banyak hal yang harus dipertimbangkan. Karena itu pesan saya, sebagai ASN tidak perlu kasak-kusuk, sikut-menyikut,” pesannya.

“Percaya saja dengan kemampuan diri. Karena sebuah jabatan adalah amanah dan kepercayaan. Bekerja lah dengan baik dan jangan malas. Bina staf yang ada, berikan support dan kasih sayang. Berikan, dorongan sehingga semua kita bisa bekerja dengan baik,” imbuhnya.

Menurutnya, pemerintahan tidak akan berhenti sepanjang negara dan rakyat masih ada, walapun berganti kepemimpinan. Jabatan yang dipikul kepala daerah adalah jabatan politis yang ada batasnya. Sementara menjadi ASN batasnya adalah pensiun.

Ia pun berharap ke depan tetap dukung pemerintahan yang ada. Jalankan pemerintahan sesuai aturan dan etika yang benar. Jalankan pemerintahan yang kuat, tentu semua itu berada di tangan ASN Pemko Bukittinggi. Apalagi ke depan tantangan semakin berat.

Terakhir, Ramlan mengucapkan terima kasih atas kerja keras dan kerja sama semua ASN selama 5 tahun ini. ”Terima kasih pula kepada Forkopimda atas kerja sama dan kekompakan dalam bekerja. Terima kasih terkhusus kepada sekko yang sehari-hari telah berkerja bersama-sama. Termasuk, instansi vertikal yang telah membantu Pemko Bukittinggi,” ucapnya.

”Walaupun dalam kedinasan kita tidak lagi bertemu, tapi silaturahmi jangan terputus. Selama lima tahun menjabat, saya sudah merasa satu kehidupan dengan ASN semua. Sebagai manusia biasa, saya mohon maaf sebesar-besarnya jika ada tindakan dan sikap saya dan keluarga yang kurang berkenan,” pintanya.

“Saya doakan bapak/ibu ASN Pemko Bukittinggi sehat selalu sehingga bisa bekerja dengan lebih baik lagi. Tidak ada air mata, yang ada hanya semangat,” tutup Ramlan. (da.)

banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan