Iklan Suhatri Bur Kiri
Iklan Rahmang Kanan

Puluhan Warga Tanahdatar Dihukum Menyapu Jalan

  • Bagikan
Salah seorang warga Tanahdatar yang melanggar protokol kesehatan, disanksi menyapu jalanan di sana. (Foto: Istimewa)

Tanahdatar | Datiak.com – Pemerintah Kabupaten Tanahdatar semakin memaksimalkan penegakan protokol kesehatan di wilayahnya. Sebelumnya, di sana ditertibkan setiap tamu kantor Bupati Tanahdatar yang tak menggunakan masker. Selasa (6/10), tim gabungan SatpolPP, Polisi, TNI, Dishub dan Polisi Militer (PM), melakukan razia untuk menertibkan warga Tanahdatar yang tak bermasker.

Hasilnya, sebanyak 70 warga Tanahdatar kedapatan tidak menggunakan masker. Sehingga, mereka diberikan sanksi menyapu jalan oleh Tim Gabungan Terpadu Penindakan Pelanggar Protokol Kesehatan Covid-19 Tanahdatar tersebut. Puluhan warga tersebut juga diminta membuat surat perjanjian untuk tidak mengulangi perbuatannya.

Kasi Penegakan Perda Satpo PP Tanahdatar Elfiardi mengatakan, sanksi yang diberikan itu masih dalam tahap awal sosialisasi penegakan Perda. “Ada sekitar 70 orang tadi yang tercatat melakukan pelanggaran. Semuanya kita berikan sanksi sosial seperti menyapu jalanan,” ujar Elfiardi.

BACA JUGA:  Suhatri Bur Minta Dukungan Pengembangan Pariwisata Padangpariaman

Selain itu, lanjutnya, para pelanggar didata oleh pihaknya untuk dilaporkan ke Pemprov Sumbar. Jadi, apabila mereka kembali melanggar protokol kesehatan, baik di Tanahdatar atau daerah lainnya di Sumbar, dipastikan mendapat sanksi lebih tegas.

“Razia itu kita mulai pada pukul 08.00 hingga pukul 11.00 WIB. Masih banyak warga yang tidak menggunakan masker terjaring oleh petugas. Semua yang terjaring terlebih dahulu dipasangkan rompi pelanggar protokol. Kemudian diberikan sanksi menyapu jalanan,” jelasnya.

Sedangkan Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Tanahdatar, Erman Rahman, mengatakan bahwa pemberian sanksi sosial masih merupakan langkah awal penerapan Peraturan Daerah Sumatera Barat Nomor 6 Tahun 2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru. “Jadi efektifnya pada tanggal 10 Oktober akan diterapkan langsung sanksi denda kepada pelanggar,” ungkap Erman.

BACA JUGA:  Sektor Pertanian Penyumbang PDRB Terbesar Kedua di Padangpariaman

Pria yang juga menjabat Kepala Pelaksana BPBD Sumbar itu juga mengatakan, persoalan Covid-19 sangat penting untuk diperhatikan. Jadi, virus corona itu tidak bisa dipandang enteng. Terlebih lagi, pemerintah daerah telah mengatur hal itu dengan Perda maupun Perbup.

“Untuk sanksi yang kita lakukan hari ini masih mengacu kepada Perbup Tanahdatar No 48 tentang Penegakan Sanksi Protokol Kesehatan Covid-19,” ujarnya. Erman mengimbau masyarakat untuk benar-benar menerapkan protokol kesehatan seperti yang gencar disosialisasikan pemerintah. (da.)

  • Bagikan