Puluhan Medis di Padangpanjang Dikarantina

  • Bagikan
Ilustrasi tenaga medis yang menangani pasien covid-19 atau virus corona. (Foto: Twitter)

Padangpanjang – NS, salah seorang perantau Nagari Panyalai, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanahdatar, dinyatakan positif covid-19 atau virus corona, setelah hasil tes swab-nya dikeluarkan Laboratorium Fakultas Kedokteran, Universitas Andalas, Minggu malam (26/4).

Hasil tes swab itu ternyata mengejutkan publik, terlebih kalangan medis di Padangpanjang. Sebab, mereka tidak menyangka wanita 29 tahun yang hamil tua tersebut, terpapar covid-19. Terlebih, NS diketahui sudah sejak dua bulan lalu berada di kampung halamannya.

Berdasarkan laporan tertulis Direktur RSUD Padangpanjang yang disampaikan Juru Bicara Satgas Percepatan Penanganan Virus Corona (PPVC) Padangpanjang, Ampera Salim, dijelaskan bahwa NS sudah empat kali melakukan kunjungan untuk berobat di RSUD Padangpanjang.

Kunjungan pertamanya pada Minggu (19/4). Saat itu, NS mengeluhkan demam, batuk, dan mual. Sehingga, pihak RSUD langsung memeriksanya. Hasilnya, NS dinyatakan sebagai pasien dengan kehamilan pertama usia 34-35 minggu, dengan didiagnosa ISPA dan tipus. Ia pun langsung diberikan tindakan injeksi dan obserbvasi.

“Setelah mengalami perbaikan kesehatan, pasien diizinkan pulang dengan tetap memberikan pengobatan oral di rumahnya,” isi laporan tertulis yang dibacakan oleh Ampera tersebut.

Namun pada Rabu (22/4), lanjutnya, NS kembali ke RSUD dengan keluhan lemas serta nyeri sendi dan batuk kering dengan bercak darah. Hanya saja, saat itu ia tidak ada gejala sesak nafas. Petugas medis di sana pun melakukan pemeriksaan darah NS. Hasilnya masih dalam batas normal.

Selain itu, NS juga menjalani rapid test covid-19 atau virus corona, tetapi hasil negatif. Hanya saja, pihak RSUD tidak melakukan rongent terhadap NS, lantaran kondisinya yang sedang hamil 34 minggu. Setelah diobservasi dan keluhan berkurang, NS pun kembali dipulangkan.

Hanya selisih sehari, Kamis (23/4) NS kembali berkunjung ke RSUD Padangpanjang. Namun ia mendatangi Poliklinik Kebidanan. Namun, Poliklinik memintanya ke IGD, setelah mengetahui riwayat perjalanannya NS dari Jakarta sekitar dua bulan lalu.

“Pada kunjungan ketiga itu, pasien mengalami batuk kering, nyeri tenggorokan, serta mual dan muntah. Ia juga kembali mengalami sesak nafas. Kalau suhu tubuhnya 36.7 ºC,” lanjut Ampera.

Walau begitu, pihak RSUD kembali melakukan rapid test covid-19 terhadap NS. Namun, tes cepat kedua itu masih menyatakan NS negatif atau tidak terinfeksi covid-19. Untuk itu, NS kembali diobservasi.

“Setelah dilihat kondisi kehamilannya, Dokter Spesialis Kebidanan belum melihat adanya tanda-tanda persalinan. Sehingga, pasien dipulangkan lagi dengan diberikan obat oleh Dokter Spesialis Kebidanan,” kata Ampera masih dari laporan tersebut.

Kunjungan terakhir pada Jumat (24/4), NS menyampaikan keluhan baru. Ia mengalami nyeri pinggang yang menjalar hingga ke ari-arinya. Selain itu, adanya lendir yang keluar bercampur darah. Suhu tubuhnya juga naik dari sehari sebelumnya menjadi 37,5 ºC.

Akhirnya, NS menjalani pemeriksaan labor lengkap dan rongent. Ia pun dimasukkan ke ruang isolasi sembari menunggu konfirmasi rujukannya dari RSUP M Djamil di Padang.

Laporan Direktur RSUD Padangpanjang itu juga ditambahkan oleh Ketua Bidang Penanganan Satgas PPVC Padangpanjang, Nuryanuar. Katanya, berdasarkan hasil swab NS, sudah dilakukan tracking layanan medis.

“Tercatat sebanyak 40 petugas di RSUD dan 10-15 puskesmas yang harus dikarantina mandiri sampai menunggu hasil tes swap. Mereka saat ini kita tetapkan bersatutus sebagai Orang Tanpa Gejala (OTG),” ujar Nuryanuar.

Selain itu, pihaknya juga melakukan tracking daftar pasien yang datang ke RSUD dan puskesmas pada hari kunjungan NS. Hanya saja, pihaknya belum melakukan tracking keluarga NS yang beraktivitas di Padangpanjang.

Hasil tes swab yang menyatakan NS positif covid-19, ternyata membuat pelayanan RSUD Padangpanjang harus ditutup sehari. Kata Nuryanuar, hal itu dilakukan karena sarana IGD di sana harus disterilisasi total terlebih dahulu.

Informasi yang dihimpun Datiak.com, NS diketahui sudah berhasil melahirkan dengan kondisi selamat di RSUD M Djamil pada Minggu (26/4). Kondisi bayinya pun dikabarkan sehat. (da.)

  • Bagikan