Iklan Suhatri Bur Kiri
Iklan Rahmang Kanan

PPKM di Kota Padang Lanjut karena Vaksinasi Baru 35 Persen

  • Bagikan
PPKM di Kota Padang diperpanjang sampai 4 Oktober 2021
Wali Kota Padang Hendri Septa, saat memimpin rapat pembahasan terkait diperpanjangnya PPKM Level 4 dan capaian vaksinasi di Kota Padang. (Foto: Humas Pemko Padang)

Padang | Datiak.com – PPKM di Kota Padang dipastikan masih terus berlanjut sampai 4 Oktober mendatang. Salah satu penyebabnya ternyata soal vaksinasi Covid-19 di Kota Padang yang belum mencapai target nasional. Untuk itu, Pemerintah Kota Padang kini terus berusaha total mengejar capaian vaksinasinya.

“Kita berharap dan optimistis, dalam sepekan ke depan insya Allah dengan segala upaya bisa mengejar  capaian vaksinasi di Kota Padang,” ujar Wali Kota Padang Hendri Septa, usai menggelar rapat pembahasan terkait perpanjangan PPKM di Kota Padang, di kediaman resminya, Selasa (21/9/2021).

Untuk mengejar capaian vaksinasi, pihaknya telah melakukan berbagai upaya. Baik sosialisasi, edukasi, dan menjadikan vaksinasi syarat bisa belajar tatap muka dengan para peserta didik. Khususnya tingkat SMP sederajat, semuanya melakukan vaksinasi.

“Alhamdulillah, para murid SMP sederajat di Kota Padang sudah mulai melakukan vaksinasi Covid-19. Vaksinasi ini dilakukan untuk anak berusia 12 hingga 17 tahun,” ujar politisi Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut.

“Semoga ini terus berlanjut dan berjalan sesuai harapan. Kita juga akan kejar vaksinasi lansia bekerja sama dengan TP PKK Kota Padang mulai dari tingkat kelurahan, kecamatan sampai kota, dan majelis taklim-taklim yang ada di Kota Padang,” harap Hendri Septa.

BACA JUGA:  Bangkitkan Semangat Gotong Royong, Cegah Anak Lahir Stunting

Untuk upaya ini, lanjutnya, tentu diharapkan dukungan semua unsur. Begitu juga peran ninik mamak, bundo kanduang dan para orang tua yang begitu besar dalam mengajak masyarakat menyukseskan program vaksinasi ini. Sehingga, harapan masyarakat agar PPKM di Kota Padang tidaklagi diperpanjang dapat terwujud.

“Sebagaimana vaksinasi bertujuan untuk membangun kekebalan tubuh dalam mengurangi atau melindungi terpaparnya kita dari Covid-19,” tukas Hendri Septa.

Terbitkan Edaran Wajib Vaksinasi

Sebelumnya, Juru Bicara Wali Kota Padang Amrizal Rengganis mengatakan, untuk mencapai target vaksinasi secara nasional, Pemerintah Kota Padang juga akan menerbitkan surat edaran. Isinya yaitu mewajibkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Padang untuk mengikuti vaksin.

“Kita juga akan membuat surat edaran untuk lembaga pendidikan dan mewajibkan untuk vaksin. Khusus untuk pelajar SMP dan murid SD. Kita hanya mengizinkan sekolah tatap muka bagi murid yang sudah divaksin,” terang Amrizal Rengganis.

BACA JUGA:  OPD di Kabupaten Solok Harus Ikut Cepat Tanggap Bencana

Lebih lanjut Amrizal menerangkan, Wali Kota Padang bersama pimpinan SKPD terkait juga akan mengadakan rapat menindaklanjuti perkembangan PPKM di Kota Padang. Selain itu, berusaha mencarikan solusi supaya Padang bisa keluar dari PPKM Level 4.

“Sore nanti bapak Wali Kota Padang akan lakukan rapat evaluasi pencapaian vaksinasi Covid-19. Kita akan lihat berapa jumlah warga Kota Padang yang divaksin baik dari kalangan ASN Pemko Padang sendiri, guru dan pelajar. Sehingga kita bisa carikan solusi agar target vaksinasi dapat tercapai,” tukasnya.

Syarat Capaian Vaksinasi untuk Hentikan PPKM di Kota Padang

Untuk menghentikan PPKM di Kota Padang, ternyata syarat minimal capaian vaksinasi yang ditetapkan oleh Pemerintah Pusat yaitu 37 persen dari total sasaran vaksinasi di Padang. Hal itu seperti disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang, Feri Mulyani, Selasa (21/9/2021).

Katanya, sekarang capaian vaksinasi Covid-19 di Padang berada di angka 255.096  jiwa atau sekitar 35,11 persen. Artinya, masih terdapat 2 persen lagi target yang harus dikejarnya jelang waktu akhir PPKM di Kota Padang pada 4 Oktober 2021. “Keseluruhan target vaksinasi di Kota Padang yaitu 726.000 jiwa,” ungkapnya.

BACA JUGA:  SMPN 01 Sipora masih Pakai Sistem PPDB Offline

Capaian minimal vaksinasi 37 persen yang ditetapkan Pemerintah Pusat tersebut, baru dapat memastikan Kota Padang keluar dari PPKM Level 4. “Jadi kita mengharapkan kesediaan 2 persen lagi atau sekitar 14 ribu orang lagi untuk divaksin. Sehingga, PPKM di Kota Padang setidaknya turun levelnya. Disamping itu, juga butuh data lengkap tracing yang dilakukan oleh Babinsa dan Babinkamtibmas,” jelasnya.

Kendati demikian, lanjut Feri, berdasarkan assesment kesehatan yang dilakukan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, Kota Padang sebenarnya sudah berada pada Level 3. Indikator penilaian yang dilakukan seperti halnya positif rate kurang 1 persen.

“Saat ini juga angka kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Padang sudah mencapai 97 persen. Sisa kasus positif saat ini sebanyak 350 orang dari jumlah yang terpapar sebelumnya sebanyak 41.000 ribu orang. Beberapa tempat karantina dan rumah sakit juga sudah kosong,” ungkapnya. (da.)


Temukan berita Padang hari ini dan berita Sumbar terkini di Datiak.com.

  • Bagikan