Positif Covid-19 di Mentawai Bertambah, Masih juga Langgar Prokes

  • Bagikan
Juru Bicara Penanganan Covid-19 Mentawai, Lahmuddin Siregar (tengah), saat menjelaskan tentang penambahan positif Covid-19 di Mentawai, dalam konferensi pers di Kantor Bupati Mentawai, Senin (19/10). (Foto: Istimewa)

Mentawai | Datiak.com – Terkonfirmasi positif Covid-19 di Mentawai kembali bertambah sebanyak 4 orang. Artinya, sekarang di Bumi Sikerei itu sudah tercatat sebanyak 76 kasus terkonfirmasi virus corona tersebut. Hal itu disampaikan oleh Juru Bicara Penanganan Covid-19 Mentawai, Lahmuddin Siregar, dalam konferensi pers, di Kantor Bupati Mentawai, Senin (19/10).

“Pasien yang baru dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19 di Mentawai tersebut, sudah langsung kita isolasi ke RSUD Mentawai,” ujar Lahmuddin yang juga Kepala Dinas Kesehatan Kepulauan Mentawai.

Katanya, dari 76 orang yang dinyatakan positif Covid-19, 55 orang di antaranya sudah dinyatakan sembuh atau mendapat hasil tes swab negatif pasca perawatan selama isolasi. Jadi, sekarang terdapat sebanyak 21 pasien positif di sana yang masih menjalankan perawatan.

BACA JUGA:  Melanggar Protokol Kesehatan, ASN Terjaring Operasi Yustisi

“Sekarang, 21 pasien tersebut tersebar di beberapa tempat. 10 orang dirawat di RSUD Mentawai, 4 orang di fasilitas khusus, 3 orang di Puskemas Sikakap, 1 pasien di Puskesmas Malakopak, 1 pasien di Puskesmas Sioban, 1 orang menjalani isolasi mandiri, dan 1 orang lagi diisolasi di Provinsi Aceh,” jabar Lahmuddin.

Terus bertambahnya terkonfirmasi positif Covid-19 di Mentawai, membuat Lahmuddin semakin tegas mengingatkan seluruh pihak untuk patuh terhadap protokol kesehatan (Prokes). Sehingga, lonjakan kasus tidak kian mengkhawatirkan di Kepulauan Mentawai tersebut.

Pelanggaran protokol Covid-19 di Mentawai memang masih terus terjadi. Meskipun, Peraturan Daerah Sumatera Barat tentang Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB), sudah dijalankan oleh Satgas Gabungan Penanganan Covid-19 Mentawai. Hal itu disampaikan Kasat Pol PP Mentawai, Dul Sumarno, yang juga hadir dalam jumpa pers tersebut.

BACA JUGA:  Sergap Kakab Entaskan Masalah, Kampung KB Terwujud

Padahal, lanjut Dul, tim gabungan yang terdiri dari SatpolPP, Kepolisian dan TNI di Kepulauan Mentawai, sudah menerapkan sanksi kepada para pelanggar protokol kesehatan di Mentawai. Memang, sanksinya masih berupa sanksi sosial. Mulai dari memungut sampah, push up, hormat bendera, membacakan pancasila hingga menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.

“Sampai saat ini (kemarin, Red), sudah tercatat sebanyak 70 pelanggaran protokol kesehatan. Kalau kita menemukan orang yang sama melanggar lagi, kita pastikan sanksinya lebih berat, seperti denda yang telah diatur dalam Perda AKB,” ungkapnya. (da.)

  • Bagikan