Positif Corona Bertambah dari Klaster Air Minum Isi Ulang

  • Bagikan
Kepala Dinas Kesehatan Mentawai, Lahmuddin Siregar, ketika memberikan keterangan pers terkait positif corona bertambah di Kepulauan Mentawai. (Foto: Istimewa)

Mentawai | Datiak.com – Terkonfirmasi positif corona bertambah lagi di Kabupaten Kepulauan Mentawai pada 20-21 September ini. Jumlahnya sebanyak 4 orang pasien. Diduga, mereka merupakan konsumen dari klaster salah satu depot air minum isi ulang di Tuapejat. Hasil itu diketahui setelah dilakukan tracing oleh pihak medis.

Bahkan, 4 orang terkonfirmasi yang ditemukan dua hari belakangan ini adalah pegawai pekantoran di Pemkab Mentawai. Hal disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Mentawai, Lahmuddin Siregar, ketika jumpa pers di Aula Kantor Bupati Mentawai, Senin (21/9).

Katanya, terkonfirmasi positif corona bertambah pada Senin (21/9), yaitu Kepala Puskesmas (Kapus) Mapaddegat dan salah seorang anak buah kapal KM. Basarnas Ramawijaya. Diduga, Kapus terpapar karena kontak dengan seorang petugas medis yang sebelumnya dinyatakan positif.

BACA JUGA:  Guru di Nagari Terisolir Dapat Tunjangan Khusus Kemendes

“Menurut kami sudah terjadi penularan lokal (Covid-19, Red) di Mentawai. Kalau 4 pasien terkonfirmasi terbaru hari ini, hasil tracing kami mereka merupakan konsumen klaster Damiu (Depot Air Minum Isi Ulang) di Tuapejat,” ungkap Lahmuddin.

Lahmuddin menjelaskan bahwa pihaknya sudah melakukan tracing terhadap dua terkonfirmasi positif terakhir. Untuk terkonfirmasi Kapus Mapaddegat, terdapat 19 orang kontak erat dengan Kapus. Sedangkan anak buah kapal tersebut, terdata pernah kontak erat dengan 8 orang. Dua di antaranya adalah pegawai RSUD Tuapejat. “Sekarang seluruh pasien sudah menjalani isolasi. Semoga mereka baik-baik saja dan hasil tes swab berikutnya negatif,” harapnya.

Di sisi lain, ia mengatakan kabar baik juga terus tersiar dari pasien positif yang diisolasi ataupun menjalani perawatan medis di RSUD Tuapejat. Sebab, dari 33 pasien, 26 orang di antaranya dinyatakan sembuh atau sudah negatif ketika dites swab. “5 dari 26 pasien yang sembuh ini juga dari klaster Damiu. Sebelumnya mereka sempat dirawat di RSUD Mentawai,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Sidak Protokol Kesehatan Instansi di Pemprov Sumbar

Untuk mengantisipasi terus bertambahnya terkonfirmasi positif, Pemkab Mentawai terus memaksimalkan upaya pencegahan. Selain itu mempercepat penyampaian informasi terkait Perda AKB. Bahkan, Wakil Bupati Mentawai Kortanius Sabeleake, langsung terjun sosialisasi bersama Kapolres AKBP Ma’at, Dandim 0319 Letkol Bagus Mardianto, Sekdakab Martinus Dahlan dan kepala OPD di Pemkab Mentawai. (da.)

  • Bagikan