Porprov XV Sumbar Berkemungkinan Ditunda

  • Bagikan
syaiful ketum koni sumbar
syaiful ketum koni sumbar

Padang – Pandemi covid-19 (virus corona) yang semakin mengkhawatirkan di Sumbar, mulai berdampak signifikan di bidang keolahragaan. Sehingga, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumbar berencana menunda pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov).

Untuk mengambil kebijakan itu, KONI Sumbar masih akan berkoordinasi dengan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sumbar. Selain itu juga dengan lembaga terkait lainnya dalam porprov tersebut.

Langkah tersebut diambil, mengingat sulitnya panitia lokal di berbagai daerah dalam melakukan persiapan Porprov XV. Begitu juga dengan para atlet yang juga mengalami kendala dalam menjalani latihan yang akan bertanding ke berbagai daerah pelaksana porprov nantinya.

Selain itu, permintaan untuk melakukan penundaan pelaksanaan porprov juga berasal dari sejumlah daerah di Sumbar. Mereka mengaku tidak memiliki anggaran untuk melakukan persiapan sebagai tuan rumah pelaksana cabang olahraga (cabor).

Hal itu terjadi karena dana yang telah dianggarkan untuk pelaksanaan porprov tahun ini, ikut terkuras dalam penanganan virus corona. Jadi, mereka mengusulakn pelaksanaan ajang olahraga dua tahunan di Sumbar itu, ditunda tahun depan.

“Sejumlah daerah yang jadi tuan rumah bersama, seperti Agam, Pariaman, dan Tanahdatar sudah mengirim surat usulan penundaan ini. Sebab dana daerahnya banyak dialihkan untuk penanggulangan virus corona,” kata Ketum KONI Sumbar, Syaiful.

Meski demikian, pihaknya juga tidak bisa mengambil keputusan sendiri untuk melakukan penundaan tersebut, karena selain akan melakukan rapat dengan Dispora dan pengurus cabang olahraga terkait lainnya, pihaknya juga akan menyurati Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno, terkait pelaksanaan porprov dan permintaan masing-masing daerah.

”Kami juga merasa prihatin dengan apa yang dirasakan masing-masing daerah saat ini. Untuk itu, KONI Sumbar bakal menyurati gubernur, karena bagaimana pun juga pelaksanaan porprov ini menyangkut Surat Keputusan gubernur,” tegasnya.

Kepala Dispora Sumbar, Bustavidia juga tidak menampik jika seluruh daerah di Sumbar sekarang terkonsentrasi dalam penanganan covid-19. Dia juga mendukung rencana KONI Sumbar menunda pelaksanaan Porprov Sumbar.

“Memang, seluruh pemkab dan pemko, termasuk pemprov saat ini fokus penanggulangan virus corona. Tak sedikit anggaran yang telah direncanakan untuk program tertentu sebelumnya, dialihkan untuk penanganan persoalan pandemi ini,” kata mantan Sekretaris Disdik Sumbar tersebut.

Jika memang kondisi tidak memungkinkan, menurutnya tidak ada salahnya apabila pelaksanaan porprov ditunda. Terlebih lagi, hingga kini belum bisa dipastikan kapan pandemi ini berakhir. (da.)

  • Bagikan