Iklan Suhatri Bur Kiri
Iklan Rahmang Kanan

Polda Sumbar Ringkus 20 Terduga Pelaku Ilegal Mining

  • Bagikan
jumpa pers penangkapan pelaku ilegal mining
Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Satake Bayu dan Kasubdit IV Ditreskrimsus Polda Sumbar AKBP Yunizar Yudhistira saat jumpa pers terkait penangkapan 20 tersangka ilegal mining di Kabupaten Sijunjung. (Foto: Istimewa)

Padang – Aktivitas ilegal mining sudah pasti merugikan masyarakat dan lingkungannya. Di Sumatera Barat, daerah dengan potensi emas yaitu Kabupaten Sijunjung. Kekayaan alam tersebut sudah tentu menggiurkan untuk mengubah nasib. Akhirnya, tindakan nekat seperti penambangan emas secara ilegal dilakukan orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

Untuk itu, Polda Sumbar terus mengawasi hingga bergerak memberantas penambangan emas ilegal di sana. 9 Maret 2020, Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumbar berhasil mengamankan sebanyak 20 orang yang diduga pelaku ilegal mining atau penambang emas illegal di kabupaten bersemboya “Dimana Bumi Dipijak Disitu Langit Dijunjung” tersebut.

“Mereka (tersangka ilegal mining, Red) berhasil ditangkap di dua TKP (Tempat Kejadian Perkara) yang berlokasi di Jorong Taratakmalintang, Nagari Limokoto, Kecamatan Kototujuh, Kabupaten Sijunjung,” Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Satake Bayu Setianto, saat konferensi pers di Mapolda, Selasa (17/3).

Satake menjelaskan, di TKP pertama, petugas mengamankan 10 orang terduga penambang emas ilegal. Yakni Z (pengurus lapangan), AR (pengurus lokasi), WN (operator alat berat), serta RRS, TT, MZA, AR, YH, TK, dan P yang merupakan pekerja.

Sedangkan di TKP kedua, pihaknya meringkus sepuluh tersangka lainnya. Yakni tersangka J (pengurus lapangan), AJ (operator alat berat), serta WW, LP, AW, M, BS, AO, SOS, dan FA sebagai pekerja. “Penangkapan dilakukan pada hari Senin tanggal 9 Maret 2020 sekira pukul 03.00 WIB,” ungkap Satake.

Dari hasil penangkapan itu, pihaknya mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya 5 unit sepeda motor, 5 karpet sintetis, 5 jeriken berisi BBM jenis solar dan premium, 16 unit handphone, 3 pompa air, 3 kontroler alat berat, 8 senter kepala, dan 1 mesin genset.

Sedangkan Kasubdit IV Ditreskrimsus Polda Sumbar, AKBP Yunizar Yudhistira mengatakan, penangkapan itu dilakukan setelah pihaknya mendapat informasi dari masyarakat terkait adanya penambangan emas ilegal.

“Tersangka melanggar Pasal 158 Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP, dengan ancaman pidana kurungan 10 tahun dan denda Rp 10 miliar rupiah,” ungkapnya. (da.)

  • Bagikan