Iklan Suhatri Bur Kiri
Iklan Rahmang Kanan

PKDP Bersikap Netral Hadapi Pilgub Sumbar

  • Bagikan
Pengurus DPP PKDP saat rapat virtual, Senin malam (12/9). Dalam rapat itu disepakati agar PKDP bersikap netral di Pilkada Padangpariaman maupun Sumbar. (Foto: Istimewa)

Padangpariaman | Datiak.com – Ketum DPP PKDP, Refrizal, menegaskan agar PKDP bersikap netral dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan digelar 9 Desember 2020 mendatang. Hal itu disampaikannya saat memimpin rapat Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Keluarga Daerah Piaman (DPP PKDP) secara virtual, Senin malam (12/9).

Dalam rapat itu turut hadir Ketua Dewan Pembina Prof Harry Azhar Azis, Dewan Penyantun yang diwakili Moeharmein Zein Chaniago, Ketua Dewan Penasihat Prof Musril Zahari bersama anggota penasihat Masni Rani, Sekretaris Jenderal DPP PKDP Yuliandre Darwis, serta sejumlah pengurus DPP PKDP.

“Sejak dilakukannya sistem pemilihan langsung kepala daerah mulai tahun 2005, PKDP mulai dari pusat hingga ke wilayah dan daerah, telah menyatakan sikap moralnya untuk tidak memihak kepada calon bupati dan wakil bupati, ataupun calon wali kota dan wakil wali kota di Padangpariaman dan Pariaman,” tegas Refrizal.

BACA JUGA:  Diduga Gegara Rebutan Wanita, Seorang Pelajar MAN 1 Bukittinggi Tewas

Menyangkut dirinya yang ikut sebagai calon Bupati Padangpariaman, Refrizal memutuskan untuk “cuti”. Ia pun menyerahkan fungsi jabatannya sebagai ketua umum kepada Ketua Harian DPP PKDP, Hamidi Bustami.
“Tidak boleh ada yang mengatasnamakan organisasi PKDP (dalam Pilkada, Red). Baik DPP, DPW DPD dan DPC, untuk mendukung salah satu pasangan calon bupati dan wakil bupati Padangpariaman,” tegasnya.

Pasalnya, imbuh Refrizal, para calon yang ikut Pilkada Padangpariaman, semuanya orang Piaman (Padangpariaman dan Pariaman). Lagian, menurutnya PKDP adalah organisasi kemasyarakatakan, bukan organisasi politik. “Kalau ada yang mendukung secara pribadi, itu tidak dilarang dalam politik. Silakan saja. Namun, sekali lagi saya ingatkan jangan membawabawa nama PKDP,” katanya mengingatkan.

BACA JUGA:  Kenapa Ali Mukhni Begitu Yakin Bisa Kurangi Pengangguran di Sumbar?
Keputusan Netral di Pilgub

Tidak hanya dalam Pilkada Padangpariaman, PKDP bersikap netral pun harus diperlihatkan dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sumbar 2020 ini. Hal itu lantaran adanya putra terbaik Padangpariaman dan Pariaman yang maju sebagai calon wakil gubernur. Yakni Ali Mukhni dan Genius Umar.

“Bila ada anggota perantau Piaman secara pribadi-pribadi yang mendukung pak Genius maupun pak Ali Mukhni dipersilakan saja. Tapi tidak membawa nama PKDP,” tegas Sekjen DPP PKDP, Yuliandre Darwis.

Dalam rapat virtual itu, pernyataan “cuti” yang disampaikan Refrizal direspon oleh peserta rapat. Mereka meminta agar pernyartaan tersebut dibuat dalam bentuk tertulis, sehingga legalitasnya jelas secara administrasi. Hal itu disampaikan oleh Musril Zahari.

BACA JUGA:  211 Personel Polres Mentawai Diturunkan Mengawal Pilkada

“Sebaiknya pernyataan ketua umum tadi dibuatkan tertulis, bukan lewan penyataan lisan saja, sehingga nanti bisa saja berubah-ubah. Jadi, tertulis saja agar semua pengurus dari pusat hingga daerah memahami posisi pak Refrizal yang juga mencalonkan diri dan tidak mau membawa-bawa nama PKDP,” pinta Musril.

Yuliandre pun berjanji segera menyiapkan naskah tertulis yang akan ditandatangani oleh Refizal, sebagai bukti fisik dirinya cuti dari jabatan Ketum DPP PKDP. Selain itu, katanya DPP PKDP juga akan menerbitkan edaran ke seluruh DPW, DPD dan DPC tentang sikap netralitas PKDP dalam Pilkada Padangpariaman dan Sumbar. (da.)

  • Bagikan