Iklan Suhatri Bur Kiri
Iklan Rahmang Kanan

Persatuan Ojek Tuapejat Indah Dukung Kemajuan Wisata Mentawai

  • Bagikan
Persatuan Ojek Tuapejat Indah dukung kemajuan wisata Mentawai dengan membeli secara mandiri jaket untuk seragam para driver-nya.
Foto: Sabarial

Mentawai | Datiak.com – Persatuan Ojek Tuapejat Indah (POTI) berswadaya membeli seragam. Tujuannya untuk memberikan kenyamanan kepada pelanggannya. Sebab, pangkalan para driver POTI, berada di kawasan pelabuhan Desa Tuapejat, Kecamatan Sipora Utara, yang merupakan pintu masuk Pusat Kabupaten Kepulauan Mentawai.

Sebanyak 32 orang para driver ojek pangkalan POTI (Persatuan Ojek Tuapejat Indah) menerima jaket seragam dari penggurus Ojek POTI dengan sumber anggaran dari Kas Ojek dan swadaya anggota/penggurus Ojek, berlangsung di dermaga Tuapejat, Desa Tuapejat, Kecamatan Sipora Utara, Kabupaten kepulauan Mentawai, Sumatera Barat.

Pengawas Persatuan Ojek Tuapejat Indah, Dedi Supriadi, menyebutkan bahwa anggota POTI sebanyak 32 orang. Seluruhnya kini telah memiliki seragam berupa jaket, sebagai petanda persatuan mereka. “Kita patut mengapresiasi kekompakan anggota POTI,” ujar Dedi yang bekerja di Dinas Perhubungan Mentawai tersebut.

BACA JUGA:  Hak Angket kepada Gubernur Sumbar Memenuhi Syarat

Berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 12 Tahun 2019, lanjutnya, mewajibkan pengguna sepeda motor dilengkapi pelindung. Selain untuk keselamatan si pengendara, juga untuk orang yang diboncengnya. “Pengendara sepeda motor dilarang merokok dan melakukan aktivitas lain saat berkendaraan,” pesannya.

Sedangkan Sekretari Persatuan Ojek Tuapejat Indah, Harianto Sihombing, mengatakan bahwa menyeragamkan anggota POTI sudah menjadi kesepakatan POTI saat rapat 16 Maret 2021 lalu. Selain untuk keamanan, seragam penting driver yang berseragam tentunya nyaman dilihat. “Ini juga upaya kita dalam mendukung program pariwisata Pemkab Kepulauan Mentawai,” ucap Harianto.

Setelah terwujudnya seragam para driver, katanya ke depan POTI bakal merancang ojek online di Mentawai. Jadi, para pelanggan lebih mudah dalam mendapatkan layanan ojek POTI. “Semua itu bisa saja kita capai dengan kebersamaan. Contohnya seragam ini, kita beli menggunakan kas dan hasil swadaya teman-teman di POTI,” katanya.

BACA JUGA:  Pelanggar Protokol Kesehatan di Padang Diberi Dua Pilihan Sanksi

Terlebih lagi, lanjutnya, POTI didukung berbagai pihak. Salah seorangnya yaitu Basyaruddin Pulungan dari Pos Angkatan Laut di sana, yang kini menjadi penasehat di POTI. “Pak Basyaruddin juga ikut membantu kita dalam pembelian jaket ini,” tukas Harianto. (da.)

  • Bagikan