Minggu, 25 Februari 2024

Datiak.com

Berita Sumbar Terbaru Hari Ini dan Info Terkini

Peringati HUT Padang Pariaman Ke-191, Bupati Ulas Capaian Kerja

Bupati Padang Pariaman, Suhatri Bur, saat memaparkan capaian kerjanya saat memberikan sambutan dalam sidang paripurna HUT Padang Pariaman Ke-191, Kamis (11/1/2024). (Foto: Diskominfo Padang Pariaman)
78 pembaca

Padang Pariaman | Datiak.com – Bupati Padang Pariaman, Suhatri Bur, mengulas capaian kerjanya dalam paripurna Hari Jadi atau HUT Padang Pariaman Ke-191, Kamis (11/1/2024). Ia menegaskan komitmen mewujudkan Padang Pariaman Berjaya.

Pada peringatan HUT Padang Pariaman Ke-191 itu, Suhatri Bur menyampaikan bahwa pembangunan fokus pada sektor agribisnis dan perdagangan sebagai pilar utama.

Menghadapi tantangan ekonomi global, terutama akibat pandemi Covid-19, Pemkab Padang Pariaman terus berupaya bangkit dengan fokus pada capaian visi-misi berdasarkan potensi daerah.

“Sinergi antara eksekutif, legislatif, swasta, dan stakeholder lainnya menjadi kunci utama dalam pencapaian hasil positif,” ujar Suhatri Bur.

Untuk kerja maksimal, lanjutnya, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hingga nagari telah menghasilkan 282 inovasi tahun 2023. Capaian itu menempatkan Padang Pariaman sebagai kabupaten terinovatif di Sumatera Barat dan menempati peringkat ke-7 nasional.

“Dalam upaya membangun iklim investasi yang kondusif, Pemkab Padang Pariaman telah menerapkan kebijakan sinergis dengan pemerintah pusat dan provinsi,” kata Suhatri Bur.

Katanya, capaian itu tercermin pada peningkatan signifikan dalam realisasi investasi tahun 2022, yakni sebesar Rp.1.461.253.846.697. Sedangkan satu tahun sebelumnya, hanya sebesar Rp.997.633.820.050.

Suhatri Bur juga menyampaikan bahwa kebijakan itu berhasil meningkatkan pertumbuhan ekonomi sebesar 6,87 persen, yang akhirnya tercatat tertinggi di Sumbar.

“Ini adalah pencapaian luar biasa dibandingkan dengan situasi pada awal kepemimpinannya pada tahun 2020, di mana pertumbuhan ekonomi mencapai -10,46%,” imbuhnya.

Selain itu, upaya penanggulangan kemiskinan di Padang Pariaman terbukti berhasil dengan penurunan tingkat kemiskinan sebesar satu persen dari 7,22% pada tahun 2021 menjadi 6,25% pada tahun 2022. Lebih dari 7,97 ribu jiwa penduduk berhasil terlepas dari kondisi kemiskinan.

Menyikapi tingkat pengangguran terbuka (TPT), Bupati Suhatri Bur menyampaikan bahwa pada tahun 2022, TPT mengalami penurunan hampir dua persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya, yakni sebesar 6,60% pada 2021.

Dalam bidang ketimpangan ekonomi, Padang Pariaman berhasil menurunkan Indeks Gini Ratio (IGR) sebesar 0,245, berada di bawah Provinsi Sumatera Barat yang sebesar 0,3.

Bupati Padang Pariaman juga menyoroti Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang terus meningkat selama sepuluh tahun terakhir. Dari 70,61 pada tahun 2020, IPM naik menjadi 70,76 pada tahun 2021, dan kini mencapai 71,63 dalam rentang tahun 2022-2023.

Terakhir, Suhatri Bur menekankan peningkatan kualitas infrastruktur di Padang Pariaman, dengan pembangunan jalan sepanjang 81 km, bendung, dan saluran menuju sawah sepanjang 3,54 km, serta pembangunan 6 buah jembatan dengan total panjang 124 meter.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy, menyampaikan selamat HUT Padang Pariaman Ke-191. Ia berharap agar kolaborasi yang kuat antara pemerintah dan masyarakat dapat terus mendorong kemajuan ekonomi, IPM, dan sektor lainnya di Padang Pariaman.

“Saya sangat mengapresiasi kerja sama Bupati Padang Pariaman dan Wakil Bupati Padang Pariaman dalam menjalankan roda pemerintahan,” tukas Audy. (*)