Iklan Melayang
Iklan Melayang

Peras Pejabat, Penelpon Gelap Pakai Nama Penegak Hukum

  • Bagikan
Ilustrasi penelpon gelap yang menjalankan aksinya untuk peras pejabat. (Gambar: Datiak.com)
banner 468x60

Pariaman | Datiak.com – Penelpon gelap atau orang tak dikenal (OTD) memakai nama Kajari Pariaman untuk menipu dan peras pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hingga Camat di Kota Pariaman. Tindakan itu dialami Camat Pariaman Tengah, Ferry Ferdian, Rabu (7/10) sekitar 10.00 WIB.

Ferry mengaku dihubungi OTD bersuara laki-laki. Penelpon gelap itu menggunakan Bahasa Indonesia ketika memperkenalkan diri kepadanya. “Dia (OTD) memperkenalkan diri sebagai Kasi Intel Kejari Pariaman kepada saya,” ungkap Ferry.

banner 336x280

Untuk menyakinkan Ferry, pelaku meminta Ferry menghubungi nomor telepon yang disebut sebagai nomor telpon Kajari Pariaman. “Saya langsung feeling ini modus penipuan. Sebab saya menyimpan nomor ponsel Kasi Intel Kejari Pariaman. Saya pun langsung pergi ke kejaksaan sambil menghubungi Kasi Intel,” ujarnya.

Sesampainya di Kejari, Ferry langsung bertemu dengan Kasi Intel Kejari Pariaman, dan mengatakan hal tersebut. Di depan Kasi Intel, ia menghubungi nomor ponsel yang diberikan oleh orang yang mengaku sebagai Kasi Intel tersebut. Saat tersambung, seorang pria berbicara dan menyebut dirinya sebagai Kajari Pariaman.

Pria tersebut kemudian meminta bantuan kepada Ferry untuk mentransfer uang Rp 30 juta. “Kemudian ponsel saya berikan ke Kasi Intel dan itu adalah penipuan. Setelah dicek sejumlah kepala dinas juga ditelepon orang yang sama. Alhamdulillah tidak ada percaya,” ujarnya.

Lapor ke Polisi

Kasi Intel Kejari Pariaman Reynold membenarkan kejadian upaya penipuan yang dilakukan OTD, dengan dugaan untuk peras pejabat Pemko Pariaman. Saat ini ia sudah melaporkan hal tersebut ke Polres Pariaman. Setelah dicek kepolisian, nomor tersebut posisinya berada di Sulawesi Selatan. Nomor digunakan pelaku untuk menelepon sejumlah kepala OPD tersebut yakni 0812329xxxxx.

“Saat ini sedang diproses di pihak kepolisian. Kami tidak pernah meminta uang atau apa pun. Jadi saya mohon jangan percaya dengan orang yang mengatasnamakan dirinya dan Kajari Pariaman. Ini penipuan ini,” ujarnya.

Reynold menyebut, tak hanya Camat Pariaman Tengah, ia juga dihubungi sejumlah kepala dinas. Di antaranya Kadiskoperindagkop UKM, Kadiskesbangpol dan Kadinsosial Pariaman perihal telepon dari OTD itu. Ia bersyukur tidak satupun kepala dinas yang percaya. Sehingga dalam hal ini tidak ada korban dalam modus penipuan tersebut.

“Kepada warga kami mengingatkan tidak mudah percaya dengan telepon yang mengatasnamakan pejabat. Hal tersebut hanya bagian dari modus penipuan yang dilakukan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab,” imbaunya. (da.)

banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan