Iklan Melayang
Iklan Melayang

Penyemprotan Disinfektan di Padangpariaman Berlangsung 7 Hari

  • Bagikan
banner 468x60
HARI%2BPERTAMA%2BDISINFEKTAN%2BPADANGPARIAMAN
TIM Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Kabupaten Padangpariaman saat melakukan  disinfektan di warung salah seorang warga. (Foto: Humas)


Padangpariaman – Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan covid-19 di Kabupaten Padangpariaman melakukan penyemprotan disinfektan mulai tadi pagi (26/3). Sasaran penyemprotan tersebut yaitu fasilitas umum. Di antaranya masjid, perkantoran layanan publik, dan pasar.


Tim peyemprotan disinfektan di Padangpariaman tersebut terdiri dari TNI/Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Taruna Siaga Bencana (Tagana), Palang Merah Indonesia (PMI), dan Dinas Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (DispolPol Damkar).

Untuk memaksimalkan pelaksanaan penyemprotan, tim tersebut dibagi menjadi dua. Yakni untuk penyemprotan di Kecamatan Sungailimau dan di Kecamatan 2×11 Enamlingkung.

Jelang penyemprotan, tim tersebut mengikuti apel terlebih dahulu. Dandim 0308/Pariaman, Letkol. Arm. Heri Pujiyanto yang menjadi pimpinan apelnya. “Kita berharap masyarakat untuk tetap tenang. Apabila ada gejala, cepat laporkan. Intinya tetap di rumah. Biarkan kami bekerja,” harap Heri kepada masyarakat di Padangpariaman.

Sedangkan Sekretaris Daerah Kabupaten Padangpariaman, Jonpriadi menjelaskan bahwa disinfektan yang disemprotkan berupa cairan witol. Cairan itu disediakan oleh Dinas Kesehatan Padangpariaman.

“Harapan kita penyemprotan ini bisa membunuh virus yang menempel pada benda. Kita juga berharap petugas bekerja hati-hati dan mematuhi SOP (Standar Operasional Prosedur) yang ditetapkan oleh Dinkes,” pinta Jonpriadi.

Menambahkan, Kepala Dinkes Padangpariaman, Yutiardi Rivai mengatakan, pihaknya terus berupaya melakukan pencegahan. Sebab, pencegahan hal sangat penting dalam kesehatan.

“Kita mengimbau masyarakat agar selalu mengikuti imbauan yang dikeluarkan pemerintah. Sehingga, kita terhindar dari bahaya covid-19 ini,” imbaunya.

Sementara itu, Kalaksa BPBD Padangpariaman, Budi Mulya menjelaskan, dua tim yang melakukan penyemprotan di hari pertama tersebut, digerakkan oleh 30 orang relawan. Sedangkan peralatan yang digunakannya terdiri dari 10 unit teng, 5 unit jeriken.

“Total cairan yang akan disemprotkan tim kita hari ini sebanyak 150 liter. Kendaraan yang dioperasionalkan sebanyak 10 unit kendaraan roda empat,” ujarnya.

Budi juga menjelaskan bahwa penyemprotan itu akan berlangsung hingga tujuh hari ke depan. Sebab, total disinfektan yang akan disemprotkan sebanyak 1 ton cairan witol.

“Penyemprotan ini akan dilakukan di wilayah berbeda-beda nantinya,” pungkas Budi. (da.)

banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan