Iklan Suhatri Bur Kiri
Iklan Rahmang Kanan

Penyelenggara Pemilu di Mentawai bakal Jalani Rapid Test

  • Bagikan
Juru Bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kepulauan Mentawai, Lahmuddin Siregar (tengah),menyampaikan kepada pers bahwa pihaknya bakal melakukan rapid test seluruh penyelenggara Pemilu di Mentawai. (Foto: Sabarial/Datiak.com)

Mentawai | Datiak.com – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai berusaha menjami pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di daerahnya berjalan aman. Khususnya menyangkut penyebaran Covid-19 yang masih belum mereda sampai sekarang. Salah satunya dengan melakukan rapid test terhadap seluruh penyelenggara Pemilu di Mentawai.

Seperti diketahui, 9 Desember 2020 bakal dilaksanakan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sumbar. Meskipun Kepulauan Mentawai tidak menjalani Pemilihan Bupati (Pilbup), persiapannya tentu tetap sama. Terlebih menyangkut pelaksanaan Pilkada dengan mematuhi protokol kesehatan.

Untuk itu, Pemkab Kepulauan Mentawai melalui Satgas Percepatan Penanganan Covid-19, ikut andil dalam mewujudkan Pilkada aman dari paparan Covid-19. Yakni dengan melakukan rapid test terhadap penyelenggara Pemilu di Mentawai hingga di tingkat desa.

BACA JUGA:  100 Hari Suhatri Bur-Rahmang Memimpin Padangpariaman

“Jumlah penyelenggara Pemilu (Pemilihan Umum) di tingkat desa sebanyak 2.650 orang. Semuanya akan kita rapid test sebelum pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur yang dijadwalkan 9 Desember 2020,” ujar Juru Bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kepulauan Mentawai, Lahmuddin Siregar, di Aula Kantor Bupati Kepulauan Mentawai, Senin (30/11).

Menurut Lahmuddin, Pilkada adalah momentum melawan atau memberantas Covid-19. Pasalnya, tes skala besar dilakukan sebelum pesta demokrasi tersebut dimulai. “Ini bagian dasar dalam penyelenggaraan Pemilu. Kita harus manfaatkan momentum ini sebaik mungkin,” ucap Lahmuddin yang juga Kepala Dinas Kesehatan Kepulauan Mentawai.

Lahmuddin turut menjelaskan bahwa Pemkab Kepulauan Mentawai sebelumnya sudah membentuk Memorandum of Understanding (MoU) dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mentawai. Salah salah satu isi MoU itu mewajibkan rapid test seluruh penyelenggara Pemilu di Mentawai.

BACA JUGA:  2.480 Vaksin Sinovac sampai di Mentawai

“Jadi, dalam waktu dekat kita sudah memulai melakukan pemeriksaan terhadap penyelenggara. Sehingga, pas hari pemilihan semua bisa berjalan aman,” harapnya.

Ia juga berharap upaya tersebut dapat mewujudkan pelaksanaan Pilgub di Mentawai yang bebas dari paparan Covid-19. Sehingga, ketakutan akan terciptanya klaster Covid-19 di Pilkada serentak tidak terjadi. “Pemerintah sudah memberikan pedoman yang ketat agar Pilkada kita ini terhindar dari penyebaran Covid-19,” katanya.

Jadi, Lahmuddin mengajak masyarakat menyalurkan hak pilihnya pada Pilgub 9 Desember 2020, sehingga pemimpin terpilih benar-benar dari kehendak masyarakat Mentawai. (da.)

  • Bagikan