Kamis, 22 Februari 2024

Datiak.com

Berita Sumbar Terbaru Hari Ini dan Info Terkini

Pengawasan Partisipatif di Pemilu 2024, Vifner: Sangatlah Penting

Kordiv Datin dan Penanganan Pelanggaran Bawaslu Sumbar, Vifner, bersama narasumber Prof Asrinaldi dan Harry Efendi Iskandar, Anggota Bawaslu Padang Pariaman, Indra Gunawan dan Irwandi, Kepala Sekretariat Bawaslu Padang Pariaman, Baiq Nila Ulfaini, dan peserta Sosialisasi Pengawasan Pemilu Partisipatif. (Foto: Bawaslu Padang Pariaman)
63 pembaca

Padang Pariaman | Datiak.com – Bawaslu Kabupaten Padang Pariaman terus mendorong maksimalnya pengawasan partisipatif di Pemilu 2024. Terbaru, Sosialisasi Pengawasan Pemilu Partisipatif, diadakan di Aula Hotel Grand Buana Lestari Ketapiang, Kecamatan Batang Anai, Sabtu (27/1/2024).

Kegiatan untuk peningkatan pengawasan partisipatif di Pemilu 2024 itu, dihadiri oleh para pemilih pemula dari SMA, kelompok pemuda/karang taruna, perwakilan pendamping sosial PKH, dan seluruh Panwaslu Kecamatan (Panwascam) di Padang Pariaman.

pengawasan partisipatif di pemilu 2024 vifner 1
Kordiv Datin dan Penanganan Pelanggaran Bawaslu Sumbar, Vifner, saat memberikan sambutan. (Foto: Bawaslu Padang Pariaman)

Dalam kegiatan itu, Ketua Bawaslu Padang Pariaman, Azwar Mardin, diwakili oleh Kordiv HP2H Bawaslu Padang Pariaman, Indra Gunawan. Turut hadir Kordiv PPPS Bawaslu Padang Pariaman, Irwandi, dan Kepala Sekretariat Bawaslu Padang Pariaman, Baiq Nila Ulfani.

Indra Gunawan yang didampingi Irwandi dan Baiq Nila Ulfaini menekankan pentingnya peran masyarakat dalam pengawasan partisipatif di Pemilu 2024. Menurutnya, Bawaslu sebagai lembaga pengawas memiliki kaitan yang sangat erat dengan masyarakat.

pengawasan partisipatif di pemilu 2024 vifner 2
Kordiv HP2H Bawaslu Padang Pariaman, Indra Gunawan, memberikan arahan kepada peserta Sosialisasi Pengawasan Pemilu Partisipatif. (Foto: Bawaslu Padang Pariaman)

“Unsur pengawasan yang dilaksanakan oleh Bawaslu tidak terlepas dari peran masyarakat. Oleh sebab itu, kita harus bersama-sama menciptakan pemilihan umum yang berkualitas di tahun ini,” kata Indra Gunawan.

Dalam upaya mendukung dan memperkuat pemahaman penyelenggara serta pemilih di Kabupaten Padang Pariaman, sambungnya, Bawaslu Padang Pariaman menghadirkan narasumber dari kalangan akademisi. Yakni Prof Asrinaldi dan Harry Efendi Iskandar. Lalu, dari unsur Pimpinan Bawaslu Sumbar, Vifner, SH, MH.

pengawasan partisipatif di pemilu 2024 vifner 3
Moderator yang memandu Sosialisasi Pengawasan Pemilu Partisipatif, jelang pemaparan oleh narasumber, Prof Asrinaldi dan Harry Efendi Iskandar. (Foto: Bawaslu Padang Pariaman)

Vifner yang merupakan Kordiv Datin dan Penanganan Pelanggaran Bawaslu Sumbar, membuka langsung Sosialisasi Pengawasan Pemilu Partisipatif tersebut. Ia menyoroti keterbatasan sumber daya manusia (SDM) Bawaslu dalam mengawasi pemilu.

Untuk itu, Vifner menekankan pentingnya peran aktif dan partisipasi dari semua lapisan masyarakat, agar terciptanya ruang pengawasan partisipatif di Pemilu 2024. “Partisipasi masyarakat sangatlah penting. Kita harus terus mendorong itu,” pesan Vifner menegaskan.

pengawasan partisipatif di pemilu 2024 vifner 4
SUASANA pembukaan Sosialisasi Pengawasan Pemilu Partisipatif di Aula Hotel Grand Buana Lestari Ketapiang, Kecamatan Batang Anai, Sabtu (27/1/2024). (Foto: Bawaslu Padang Pariaman)

Sedangkan Pengamat Politik dan Akademisi Universitas Andalas, Prof Asrinaldi, menyoroti pentingnya ketegasan Bawaslu dalam menindak pelanggaran. Ia mencermati keraguan masyarakat terhadap kemampuan Bawaslu untuk mengambil tindakan tegas. Terutama dalam masa kampanye yang sering dimanfaatkan oleh peserta pemilu.

Sedangkan Akademisi Unand, Harry Efendi Iskandar, juga memandang pengawasan partisipatif di Pemilu 2024 memerlukan keterlibatan masyarakat secara swadaya.

Ia mengidentifikasi empat hal utama yang perlu diperhatikan dalam tahapan pemilu saat ini. Yakni politik uang, politik identitas, penyebaran informasi bohong (hoaks), dan menyangkut netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Jadi, masyarakat tidak hanya aktif sebagai pemilih saja, namun juga harus proaktif dalam mengawasi tahapan pemilu. Hal ini untuk memastikan penyelenggaraan pemilu berjalan lancar, jujur, adil, dan berkepastian hukum,” tegas Harry Efendi Iskandar. (*)


1 Komentar

Sudah ditampilkan semua

Komentar ditutup.