Pendapatan 1.402 UKM Anjlok

  • Bagikan
Perdagang di Pasbar tampak lesu karena sepinya pembeli akibat pandemi covid-19. (Foto: Istimewa)

Pasaman Barat – Dampak buruk pandemi covid-19 sangat dirasakan pelaku Usahan Kecil Menengah (UKM) di Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar). Berdasarkan pendataan Dinas Koperasi dan UKM Pasbar, tercatat 1.402 UKM di sana yang mengalami penurunan omset secara signifikan.

“Data ini akan terus kami perbarui. Ya, kemungkinan besar bisa saja mengalami peningkatan jika pandemi belum reda,” kata Kepala Dinas Koperasi dan UKM Pasbar, Ali Zamar, Kamis (4/6).

Ia menjelaskan bahwa dampak negatif itu dialami pelaku UKM karena faktor melonjaknya harga bahan baku, serta terbatasnya jangkauan pemasaran produk meraka.

“Bahan baku kadang sulit mereka dapatkan. Belum lagi permintaan pelanggan kian merosot serta biaya operasional mereka yang terus naik,” hemat Ali yang didampingi Kabid Koperasi dan UMKM, Simar.

Untuk mencegah kondisi tersebut kian memburuk, pihaknya terus berupaya menyemangati dan memberikan arahan kepada pelaku UKM. Mereka juga dibimbing dan diajarkan cara memasarkan produk dalam kondisi pandemi ini.

“Data yang sudah kami kumpulkan ini nantinya akan kami tindaklanjuti ke Dinas Sosial Pasbar. Tujuannya agar pelaku UKM ini bisa diberi bantuan,” ungkapnya.

“Nantinya mereka juga dibimbing agar bisa berjualan berbasis online, seperti pemasaran di aplikasi bajojo.id dan media sosial lainnya,” pungkas Ali. (da.)

  • Bagikan