Pendaftaran Penerima Bantuan Presiden Diperpanjang

  • Bagikan
Sekretaris Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UMKM Kabupaten Agam, Aguska, mengungkapkan bahwa pendaftaran penerima bantuan presiden diperpanjang oleh pemerintah. (Foto: Istimewa)

Agam | Datiak.com – Pemerintah dikabarkan memperpanjang jadwal pendaftaran penerima Bantuan Presiden (Banpres). Peluang dari Bantuan Langsung Tunai (BLT) bagi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) itu, sangat disambut baik oleh Pemkab Agam. Sehingga, dinas terkait di sana kini berupaya mengumpulkan data pelaku calon penerima untuk diusulkan.

“Kami telah menyurati pemerintah kecamatan yang diteruskan ke tingkat nagari untuk membantu mengumpulkan data pelaku usaha. Jadi pelaku usaha mikro, kalau ingin mendaftar bisa ke kantor wali nagari dengan membawa KTP dan nomor kontak, tidak mesti punya rekening dulu,” kata Sekretaris Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UMKM Kabupaten Agam, Aguska, Rabu (4/11).

Dijelaskan, pemerintah menargetkan sebanyak 12 juta pelaku usaha mikro bakal menerima Banpres Produktif Usaha Mikro (BPUM) dalam rangka pemulihan ekonomi nasional selama pandemi Covid-19. Saat ini katanya, baru 9,1 juta pelaku usaha di tanah air yang tercatat sebagai penerima. Sehingga pendaftaran penerima bantuan presiden berupa BLT UMKM itu pun diperpanjang hingga November 2020.

BACA JUGA:  Jumlah Koperasi Tidak Aktif Meningkat, Dinas Maksimalkan Pembinaan

“Berkenaan dengan hal tersebut, Kementerian Koperasi dan UKM memperpanjang waktu pengumpulan data nama pelaku usaha mikro. Jika semula berakhir pada minggu ke-2 bulan September, sekarang diperpanjang sampai dengan minggu ke-2 November 2020,” jelasnya.

Ia mengatakan yang berhak menerima bantuan tersebut adalah pelaku usaha yang tergolong usaha mikro beromset kurang dari Rp 1 juta per hari. Kemudian untuk jumlah total aset usahanya yang jika diuangkan di bawah Rp 50 juta dan tidak memiliki kewajiban dengan bank, dalam hal ini tidak sedang meminjam bank.

Pada tahap sebelumnya, sebanyak 13.409 pelaku usaha mikro di Kabupaten Agam sudah terdaftar sebagai penerima. Seluruh calon penerima itu tengah melakukan tahapan verifikasi dan pencairan. “Kita dari dinas mengajukan sekitar 9.000-an, selebihnya yang diajukan langsung oleh perbankan dan perusahaan pembiayaan yang terdaftar di OJK,” terang Aguska.

BACA JUGA:  TMMD 110 di Mentawai Over Prestasi 100 Meter

Bagi yang namanya sudah terdaftar, akan mendapatkan SMS pemberitahuan dari BRI atau BNI. “Untuk mencegah kerumunan di tengah pandemi Covid-19, pihak bank memberitahukan calon penerima secara bertahap melalui SMS,” tuturnya. (da.)

  • Bagikan