Iklan Suhatri Bur Kiri
Iklan Rahmang Kanan

Pencuri Motor di Bukittinggi Ditembak saat Melarikan Diri

  • Bagikan
Seorang pencuri motor di Bukittinggi yang kini diamankan di Mapolres Bukittinggi. (Foto: Istimewa)

Bukittinggi | Datiak.com – Tim Satreskrim Bukittinggi terpaksa melayangkan tembakan ke kaki RR. Pasalnya, pria 30 tahun itu berusaha melarikan diri ketika ditangkap Kamis (15/10) lalu. Residivis pencurian kendaraan bermotor (curanmor) ini, diburu polisi karena dugaan sebagai pelaku pencuri motor di Bukittinggi.

“Tersangka (RR) ini sudah menjadi target operasi kami. Setelah diselidiki oleh petugas kami di Reskrim dan Polsek Palupuh, dia pun berhasil ditangkap Kamis lalu (15/10) lalu,” kata Kapolres Bukittinggi AKBP Dody Prawiranegara, Sabtu (17/10).

Sedangkan Kasatreskrim Polres Bukittinggi, AKP Chairul Amri, mengatakan bahwa saat RR hendak ditangkap, ia berusaha melarikan diri dari petugas. Sehingga, petugas terpaksa memberikan tindakan tegas dengan tembakan yang mengenai kaki sebelah kanan tersangka pencuri motor di Bukittinggi tersebut.

Setelah RR berhasil diamankan, lanjut Dody, pihaknya langsung mengintrogasinya untuk mendapatkan informasi lebih dalam. RR pun mengaku telah mencuri sepeda motor merek Honda CBR warna putih merah, dengan nomor polisi BA 3775 LR, di Jalan Hamka Asrama Kodim 0304/Agam, Kelurahan Tarok Dipo, Kecamatan Gugukpanjang, Kota Bukittinggi.

“Dalam aksi pencuriannya, ia mengaku dibantu rekannya berinisial RFS, 26 tahun, warga Guguak Panjang, Kota Bukittinggi. Peran pelaku RFS ini membantu menjualkan sepeda motor hasil curian itu. Kami pun langsung menangkap RFS pada Jumat lalu,” katanya.

Dari keterangan RFS, polisi pun memburu pembeli sepeda motor curian itu. Tersangka MI, 32 tahun yang bertindak sebagai penadah pun diringkus di kawasan Batipuh, Tanahtatar. ”Pelaku RR ini pemain lama yang sudah sering keluar masuk penjara dalam kasus serupa,” katanya.

Atas perbuatannya, RR dijerat polisi dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman 7 tahun penjara. Sedangkan pelaku RFS dan MI dikenakan pasal 480 KUHP dengan ancaman 4 tahun penjara. (da.)

  • Bagikan