Iklan Melayang
Iklan Melayang

Pemudik Diminta Putar Balik di Perbatasan Dharmasraya

  • Bagikan
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno saat memberi arahan kepada Bupati Dharmasraya Sutan Riska di pos perbatasan Sumbar-Jambi, di Sungai Rumbai. (Foto: Humas)
banner 468x60

Dharmasraya – Kendaraan pribadi hingga angkutan umum, masih berupaya untuk bisa melewati perbatasan Sumatera Barat. Salah satunya terjadi di Kecamatan Sungai Rumbai, Kabupaten Dharmasraya.

Namun, usaha mereka langsung dicegat oleh petugas kepolisian, TNI, serta Kementerian Perhubungan yang menjaga perbatasan tersebut. Para pengendara itu diminta putar balik atau kembali ke daerah asal keberangkatannya.

banner 336x280

Bahkan, sejumlah angkutan umum antar kota dan antar provinsi, masih ditemukan berusaha masuk dari perbatasan ujung tenggara Provinsi Sumbar tersebut.

Padahal, sejak hari keempat pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumbar telah menutup seluruh perbatasan daerahnya.

Kabag Operasional Polres Dharmasraya, Kompol Rifai mengatakan, sejak dua hari terakhir, sekitar 13 angkutan umum antar kota dan antar provinsi yang telah dicegah masuk. “Petugas menyuruh merek (sopir) putar balik,” ungkap Rifai.

Dominan, imbuhnya, kendaraan umum jenis bus tersebut, mengangkut penumpang sekitar 25 orang. Daerah tujuannya hanya dua, yakni Sumbar dan Medan. Selain itu, penumpangnya adalah para pemudik.

“Tindakan hanya kendaraan kendaraan umum, petugas juga akan meminta putar balik setiap kendaraan pribadi yang hendak masuk perbatasan,” pungkasnya.

Sebelumnya, Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno juga sudah meninjau pos perbatasan Sumbar-Jambi di Sungai Rumbai tersebut, Minggu (26/4). Ia didampingi Bupati, Ketua DPRD, dan unsur Forkopimda Dharmasraya.

Dalam kunjungan itu, Irwan Prayitno menjelaskan bahwa larangan keluar masuk Sumbar, dikecualikan untuk kendaraan pimpinan lembaga tinggi Negara Republik Indonesia, pejabat yang mengurus covid-19, kendaraan dinas operasional TNI dan Polri. Pengecualian juga berlaku untuk kendaraan pemadam kebakaran, ambulans, mobil jenazah, dan mobil barang.

“Bagi pengendara yang nekat keluar masuk Sumbar akan disuruh putar balik sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan No. 25 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi Selama Mudik Idul Fitri 1441 H dalam rangka Pencegahan Penyebaran Covid-19,” Irwan seperti dilansir situs resmi Penanganan Corona Sumbar.

Menurut Irwan, kebijakan itu saat ini sudah berjalan efektif. Sebab, laporan yang diterimanya, pintu masuk di perbatasan Sumbar sudah mulai tampak sepi. Salah satunya perbatasan Sumbar – Jambi di Dhamasraya. (da.)

banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan