Iklan Suhatri Bur Kiri
Iklan Rahmang Kanan

Pemko Pariaman Pastikan Tes Swab ASN hingga Pejabat Jika

  • Bagikan
Wali Kota Pariaman Genius Umar memastikan Pemko Pariaman bakal tes swab ASN hingga pejabat yang baru dari luar daerah. (Foto: Humas)

Pariaman | Datiak.com – Wali Kota Pariaman Genius Umar, memastikan bakal menindaklanjuti imbauan Gubernur Sumbar Irwan Prayitno. Yakni terkait kewajiban tes swab ASN dan pejabat yang melakukan perjalanan dinas ke luar daerah. Hal itupun mendapat dukungan DPRD Kota Pariaman.

“Segera akan kami tindaklanjuti imbauan gubernur tersebut. Imbauan itu memang sangat penting untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Sumbar, terutama Kota Pariaman,” ujar Genius, Senin (3/8).

Genius memastikan pihaknya bakal bergerak cepat menyiapkan teknis pelaksanaan swab tersebut. Mengingat, Kota Pariaman telah kembali lagi berstatus zona kuning, setelah adanya tiga orang terkonfirmasi Covid-19 baru-baru ini di sana.

“Temuan kasus itu (tiga orang terkonfirmasi, Red) terungkap karena adanya kewajiban swab seluruh guru dan operator di sekolah sebelum tahun ajaran baru. Sehingga, kasus cepat diatasi,” pungkasnya.

Sedangkan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatikan Pariaman, Hendri menyebut, aturan wajib swab bagi ASN dari luar daerah, masih dalam tahapan pembahasan. “Apakah nanti kewajiban swab itu diatur dalam surat keputusan, masih dalam pembahasan. Intinya akan ada aturan yang menguatkan kebijakan ini,” ujarnya.

Hendri mengakui bahwa Pemko Pariaman saat ini sudah membolehkan ASN-nya melakukan perjalanan dinas keluar daerah. Namun, hal itu hanya untuk tugas mendesak dan tidak bisa dilakukan dengan cara virtual.

“Jadi memang sudah ada sejumlah pejabat atau ASN Kota Pariaman yang melakukan perjalanan dinas keluar daerah. Baik dengan transportasi jalur udara maupun darat,” ungkapnya.

DPRD Mendukung

Ketua DPRD Kota Pariaman Fitri Nora mengatakan, pihaknya sangat mendukung penuh kewajiban tes swab bagi yang melakukan perjalanan dinas keluar daerah. Termasuk jika aturan itu diberlakukan kepada anggota hingga pimpinan DPRD Pariaman.

“Ini bagus untuk mencegah penularan Covid-19. Kami dukung sepenuhnya bagaimana nanti penerapannya di Kota Pariaman ini,” ujarnya memastikan.

Pada prinsipnya, imbuh Fitri, DPRD Pariaman selalu mendukung kebijakan yang bertujuan untuk kebaikan bersama. Contohnya saat kewajiban tes swab guru dan operator sekolah, banyak guru yang resah mengadu ke DPRD.

“Karena kebijakan itu untuk kebaikan bersama, DPRD memberi pengertian kepada guru bahwa tujuan kegiatan itu penting guna mencegah penularan Covid-19. Ternyata, hasil tes swab memang ditemukan guru dan operator yang positif,” ujar politisi Gerindra tersebut.

Fitri turut mengungkapkan bahwa DPRD Pariaman sudah memulai perjalanan dinas keluar daerah. Namun, pelaksanaannya masih seputar Pulau Sumatera, menggunakan transportasi jalur darat.

“Itupun dengan jumlah (peserta perjalanan dinas, red) yang terbatas. Kami juga memenuhi protokol kesehatan,” ujarnya.

Sejauh ini, imbuh Fitri, DPRD Pariaman belum berfikir melakukan perjalanan dinas ke Pulau Jawa. Mengingat di sana masih berstatus zona merah.

Sebelumnya, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno memang menyampaikan imbauan agar ASN, pegawai BUMN/BUMD, ataupun pejabat daerah dan pusat, diwajibkan mengikuti tes swab apabila baru datang dari luar Sumbar. Hal itu karena munculnya klaster baru terkonfirmasi Covid-19 di Sumbar. Yakni dari lingkungan perkantoran pemerintahan serta BUMN/BUMD di Sumbar. (nia)

BACA JUGA:  Kecelakaan Beruntun di Lembah Anai, AKDP Borneo Terjun ke Sungai
  • Bagikan