Iklan Suhatri Bur Kiri
Iklan Rahmang Kanan

Pemkab Padangpariaman Renovasi 820 RTLH, Bangun Baru 40 Rumah

  • Bagikan
Bupati Padangpariaman Ali Mukhni saat survei salah satu rumah warganya yang menerima bantuan RTLH. (Foto: Humas)

Padangpariaman | Datiak.com – Pemerintah Kabupaten Padangpariaman terus berusaha meminimalisir jumlah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di daerahnya. Caranya dengan menggaet berbagai sumber anggaran di tingkat provinsi hingga pusat. Bantuan itu pun disalurkan untuk Masyarakat Berpengasilan Rendah (MBR) di sana.

Salah satu bantuan diperolehnya melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) yang disalurkan melalui SNVT Penyediaan Perumahan Sumbar. Kelincahan Ali Mukhni-Suhatri Bur bersama jajarannya, berhasil membawa bantuan itu untuk 410 unit RTLH di Ranah Saiyo Sakato tersebut.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DLHPKPP) Padangpariaman, Yuniswan mengatakan, BSPS tahap I disalurkan untuk peningkatan kualitas 230 unit RTLH. Sekarang, renovasi rumah itu sedang berlangsung. Sedangkan tahap II disalurkan untuk 180 unit RTLH.

“Tahap II ini kuotanya 20 unit rumah per nagari. Saat ini sedang proses verifikasi dan validasi data BNBA (by name by addres) oleh Koorfas dan Tenaga Fasilitator Lapangan,” ujar Yuniswan didampingi Kasi Kawasan Permukiman DLHPKPP, Yunasrun Bakri, yang juga Sekretaris Tim Teknis BPSP Padangpariaman 2020.

Selain bantuan BPSP, Pemkab Padangpariaman juga menangkap peluang dari Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2020, dan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 76/PMK.07/2020 tentang Pengelolaan Cadangan DAK Fisik Tahun Anggaran 2020. Hasilnya diperoleh bantuan untuk 150 unit rumah. Bahkan, 40 di antaranya untuk pembangunan baru.

“Untuk pembangunan baru, masing-masing rumah mendapatkan bantuan Rp 35 juta. Nantinya, Rp 30 juta untuk pembelian bahan bangunan, dan Rp 5 juta lagi untuk upah tukang,” paparnya.

Sedangkan untuk peningkatan kualitas rumah, katanya mendapat Rp 17,5 juta per RTLH. Penyalurannya berlangsung dua tahap. “Jadi, tahap petama diserahkan Rp 7,5 juta dditambah Rp 1,25 juta untuk upah tukang. Kalau pengerjaan sudah 30 persen, baru disalurkan sisanya yang Rp 8,75 juta lagi,” ungkapnya.

Masih Proses Usulan

data bantuan rtlh padangpariaman

Selain dari kedua bantuan itu, tambah Yuniswan, Pemkab Padangpariaman juga mendapat bantuan RTLH dari Dana Pinjaman dan Hibah Luar Negeri National Affordable Housing Program (PHLN-NAHP). Kuotanya untuk renovasi 300 RTLH.

“Bantuan PHLN-NAHP ini sudah dilakukan verifikasi dan validasi data BNBA-nya. Data itu sudah kami kiri ke Kementerian PUPR melalui Dirjen Perumahan untuk diterbitkan SK lokasi dan alokasi anggarannya,” pungkas Yuniswan.

Terpisah, Bupati Padangpariaman Ali Mukhni mengatakan, pihaknya selalu berjuang agar RTHL di Padangpariaman bisa dibenahi secara maksimal. Untuk itu, setiap tahun pihaknya selalu mengusulkan bantuan RTLH tersebut.

“Alhamdulillah, tahun ini kita mendapat cukup banyak bantuan RTLH. Kita akan terus usulkan bantuan serupa ini, sehingga tidak ada lagi RTLH di Padangpariaman,” pungkasnya. (da.)

  • Bagikan