Minggu, 25 Februari 2024

Datiak.com

Berita Sumbar Terbaru Hari Ini dan Info Terkini

Pemkab Padangpariaman Gencarkan Vaksinasi Covid-19

Bupati Padangpariaman, Suhatri Bur (dua dari kiri), didampingi Camat 2x11 Enamlingkung, Syofrion, saat melakukan peninjauan giat vaksinasi Covid-19 di Nagari Lubukpandan. (Foto: Diskominfo Padangpariaman)
228 pembaca

Padangpariaman | Datiak.com – Pemerintah Kabupaten Padangpariaman terus menggencarkan vaksinasi Covid-19. Pasalnya, capian vaksinasi salah satu perhatian serius Bupati Padangpariaman, Suhatri Bur. Sehingga, bupati yang akrab disapa Aciak tersebut, terus meninjau giat vaksinasi di daerahnya.

Contohnya kemarin, Suhatri Bur meninjau pelaksanaan vaksinasi di Nagari Lubuakpandan, Kecamatan 2×11 Enamlingkung. Ia sangat mengapresiasi antusias warga untuk mendapatkan vaksin peningkat kekebalan tubuh dari Covid-19 itu.

“Mari kita semua berikhtiar dalam menghadapi pandemi Covid-19 ini, dengan mengikuti vaksinasi di nagari masing-masing,” ujar Suhatri Bur, yang dampingi Camat 2×11 Enamlingkung, Syofrion.

Aciak pun kembali meyakinkan warganya agar tidak termakan hoaks soal vaksin Covid-19. “Vaksin Covid-19 itu aman dan halal untuk digunakan. Jadi tidak perlu cemas. Apalagi sebelum divaksin peserta menjalani serangkaian tes kesehatan,” hematnya.

Kendati demikian, ia mengingatkan agar masyarakat yang sudah mengikuti vaksinasi Covid-19, agar tetap patuh terhadap protokol kesehatan.

“Vaksin ini untuk meningkatkan imunitas atau kekebalan tubuh kita. Artinya, patuh protokol kesehatan dan hidup bersih itu tetap penting. Walaupun pandemi ini berakhir nantinya,” tukas Suhatri Bur.

Sedangkan Wali Nagari Lubuakpandan, Yudhi Ferianto, menjelaskan bahwa Nagari Lubuakpandan sudah tiga kali menggelar vaksinasi Covid-19. Hal itu lantaran tingginya minat masyarakatnya untuk divaksin. “Buktinya, dari 3 kali kegiatan ini, total warga kita yang sudah divaksinasi yaitu 1.450 orang,” katanya.

Dalam memaksimalkan program vaksinasi di Lubukpandan, pihaknya melakukan pendekatan door to door ke rumah warga. Hal itu ditujukan untuk memudahkan masyarakat, sekaligus cara petugas untuk mendata masyarakat yang sudah vaksinasi Covid-19.

“Jika masyarakat yang ditemui petugas ternyata belum pernah divasiksinasi, langsung dilakukan pemeriksanaan kesehatan, lalu disuntik apabila layak dari hasil skrining kesehatannya,” tukas Yudhi. (da.)


Baca berita Padangpariaman hari ini di Datiak.com.