Iklan Suhatri Bur Kiri
Iklan Rahmang Kanan

Pemerkosaan di Padang pada 5 Agustus 2021 Bisa Melegenda

  • Bagikan
Kasus Pemerkosaan di Padang 2021
RVS (23) (duduk), tersangka pemerkosaan seorang mahasiswi di Padang saat diamankan di Mapolsek Lubuk Kilangan. (Foto: Istimewa)

Padang | Datiak.com – Kasus pemerkosaan di Padang ini buat geleng-geleng kepala saja. Pasalnya, seorang pria berinisial RVS yang berusia 23 tahun, masih sanggup berbuat keji dengan fisiknya yang terbatas. RVS dilaporkan telah memperkosa seorang mahasiswi lebih tua dua tahun dari dirinya di Kota Padang.

Padahal, RVS sebelumnya sudah pernah masuk bui, kasus pemerkosaan di Padang yang dilakukannya. Namun, bukan status residivisnya saja yang mengejutnya, melainkan kondisi RVS sebagai seorang disabilitas. Sebab, salah satu kakinya telah diamputasi.

RVS yang kini sudah diamankan di tersebut, menjalankan aksi bejatnya pada 5 Agustus 2021. Ia mencari korbanya di media sosial Facebook. Tepatnya perempuan yang berjualan handphone. Beruntung baginya menemuka korban seorang mahasiswa 25 tahun.

RVS pun menghubungi korban, untuk berlagak menyukai dan ingin membeli handphone yang dijual korbannya itu. Korban dan RVS  menyepakati handphone itu dihargai sekitar Rp 600 ribu. Singkat cerita, RVS berhasil bertemu dengan si korban.

BACA JUGA:  Pesantren Nurul Iman Terbakar, Kerugian Rp 300 Juta Lebih

“Pas sudah bertemu dengan korban, tersangka (RVS) mengatakan uangnya tertinggal di rumah. Jadi, tersangka mengajak korban menjeput uang itu. Korban pun menurutinya dengan dibonceng menggunakan sepeda motor tersangka,” kata Kapolsek Lubuk Kilangan, AKP Lija Nesmon, Jumat (6/8/2021).

Ternyata, lanjut AKP Lija Nesmon, menjemput uang hanyanya modus RVS agar korban mau ikut dengannya. Sebab, bukannya ke rumah, RVS malah membawa korbannya itu ke salah satu tempat sepi dan bersemak-semak. Sehingga, kasus pemerkosaan di Padang oleh RVS terulang kembali.

“Di lokasi itu tersangka langsung mengancam korbannya. Korban memang sempat berupaya melawan tersangka, tetapi tersangka mengacam dengan cara mengacungkan sebilah pisau kater kepada korban,” ungkap AKP Lija Nesmon.

BACA JUGA:  Sektor Peternakan Sapi Digarap Lewat TMMD

Sehingga niat bejat RVS memperkosa korbannya pun tercapai. Setiap kali korban memberontak, RVS mengarahkan pisau. Beruntung, aksinya itu tidak berlangsung lama. Pasalnya, kejadian itu diketahui warga sekitar.

“Pas warga datang ke TKP (Tempat Kejadian Perkara), tersangka berhasil melarikan diri. Tersangka bahkan membawa kabur handphone yang dijual korbannya,” kata AKP Lija Nesmon.

Kasus Pemerkosaan di Padang oleh RVS Dilaporkan

Kasus pemerkosaan di Padang itupun membuat geram warga yang mengetahuinya. Sehingga, warga langsung menemani korban ke Polsek Lubuk Kilangan. Di sana korban membuat laporan polisi atas musibah yang dialaminya. Hanya dalam waktu sehari penyelidikan, polisi langsung mengidentifikasi pelakunya yaitu RVS.

“Petugas berhasil meringkus tersangka ketika hendak menjual handphone milik korban. Saat ditangkap, tersangka tidak melakukan perlawanan. Petugas pun langsung membawanya ke Mapolsek Lubuk Kilangan,” paparnya.

BACA JUGA:  Sungai Ibur, Korong “Terbelakang” yang Kaya Usaha Kerakyatan

AKP Lija Nesmon juga membenarkan bahwa RVS pernah dipenjara karena kasus pemerkosaan di Padang. Begitupun dengan kondisi fisiknya yang tidak memiliki satu kaki karena diamputasi, juga dibenarkan oleh AKP Lija Nesmon.

“Karena tindakan ini, tersangka terancam dijerat Pasal 285 KUHP tentang Pemerkosaan, serta Pasal 365 KHUP tentang Pencurian dengan Kekerasan. Ancaman kurungan penjaranya selama lima tahun,” tukas AKP Lija Nesmon. (da.)


Temukan berita Padang hari ini dan berita Sumbar terkini di Datiak.com.

  • Bagikan