Iklan Suhatri Bur Kiri
Iklan Rahmang Kanan

Pemerintah Nagari Diminta Alokasikan Dana Pencegahan Narkoba

  • Bagikan
Bupati Pasbar Yulianto meminta Pemerintah Nagari mengalokasikan anggaran pencegahan narkoba. (Foto: Istimewa)

Pasaman Barat | Datiak.com – Pencegahan narkoba menjadi perhatian serius Bupati Pasaman Barat, Yulianto. Buktinya, ia meminta nagari se-Pasbar memprioritaskan kegiatan penanggulangan dan pencegahan narkoba di nagari.

”Kita sudah sampaikan kepada wali nagari dan ketua bamus agar memprioritaskan dalam RKP Nagari dan APBNagari-nya mulai tahun 2021. Sebab, kegiatan pencegahan narkoba ini sangat penting,” kata Yulianto.

Menurutnya, ketentuan itu juga terdapat dalam Surat Dirjen Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa No. 48/PMD.00.04/IX/2019, tentang panduan Fasilitasi Desa Bersinar.

”Dalam surat Dirjen PMD itu pemerintah nagari diminta melakukan upaya pencegahan dan penanganan penyalahgunaan narkoba di desa/nagari,” katanya.

Dalam pelaksanaannya, imbuh Yulianto, bisa berupa sosialisasi tentang bahaya narkoba. Baik dalam bentuk imbauan melalui spanduk, maupun sosialisasi langsung ke masyarakat.

Nagari juga membentuk lembaga peduli isu narkoba, lalu membuatkan yang dapat mencegah narkoba.

”Kita juga minta nagari melaporkan seluruh kegiatan terkait upaya penanggulangan narkoba secara berjenjang,” ujar Yulianto.

Sedangkan Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Pasbar Irwan Effenry Am menyampaikan, pihaknya sangat mengapresiasi langkah yang diambil Bupati Pasbar.

Menurutnya, hal itu sangat tepat untuk memutus mata rantai peredaran narkoba di Pasbar. Sebab, menciptakan nagari berih memang berawal dari pemerintah nagari.

Irwan menjelaskan, saat ini di Pasbar baru ada 2 nagari yang dicanangkan sebagai Nagari Bersinar. Yakni Nagari Ujunggading dan Nagari Kinali. (da.)

BACA JUGA:  Kekayaan Calon Wakil Gubernur Sumbar Beserta Hutangnya
  • Bagikan