Iklan Melayang
Iklan Melayang

Pembelajaran Tatap Muka di Mentawai kembali Dihentikan

  • Bagikan
Kadisdikbud Kepulauan Mentawai, Oreste Sakeru, mengatakan bahwa pembelajaran tatap muka di Mentawai kembali dihentikan.
Foto: Istimewa
banner 468x60

Mentawai | Datiak.com – Pembelajaran Tatap Muka di Mentawai kembali dihentikan. Tepatnya di tiga wilayah. Yakni Siporah Utara, Sipora Selatan dan Sikakap. Kebijakan tersebut berlaku untuk seluruh jenjang pendidikan di sana. Mulai dari tingkat SD hingga SMA.

Pemberhatian kembali pembelajaran tatap muka di Mentawai, dilakukan untuk pencegahan penularan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Seperti diketahui, kasus terkonfirmasi positif virus corona kembali melonjak di Bumi Sikerei tersebut.

banner 336x280

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Mentawai, Oreste Sakeru, menjelaskan bahwa Pemkab Kepulauan Mentawai sudah menerbitkan Surat Edaran Nomor: 420/275/P/DISDIKBUD. Surat yang ditujukan kepada coordinator wilayah Disdikbud di sana, memerintahkan agar pembelajaran tatap muka dihentikan.

“Keputusan pemberhentian kembali pembelajaran tatap muka di Mentawai, merujuk pada lonjakan kasus Covid-19 di Kepulauan Mentawai. Jadi, tujuan kita untuk melindungi individu dalam sekolah,” ujar Oreste di ruang kerjanya, kemarin (21/4).

Hanya saja, imbuhnya, kebijakan itu dikhususnya untuk tiga kecamatan di Kepulauan Mentawai. Yakni Sipora Utara, Sipora Selatan dan Sikakap. Pemberhantian kembali pembelajaran tatap muka ini, belum tahu berlangsung sampai kapan.

“Kita berharap kebijakan ini bisa mendukung upaya memutus rantai penyebaran Covid-19 di Kepulauan Mentawai. Kita juga mengajak masyarakat, khususnya guru dan pelajar agar menjadi media patuh protokol kesehatan di masyarakat,” tukas Oreste.

Data yang dihimpun Datiak.com, per Rabu (21/4), tercatat penambahan terkonfirmasi positif Covid-19 di Kepulauan Mentawai sebanyak 5 orang. Sedangkan pasien yang sembuh sebanyak 2 orang. Artinya, secara keseluruhan sudah 600 orang positif Covid-19 di Mentawai.

Untungnya, dari 600 orang tersebut, 537 orang di antaranya sudah dinyatakan sembuh. Malangnya, 1 orang meninggal dunia. Sehingga, kini terdapat 62 orang warga Mentawai yang positif virus corona dikarantina ataupun diisolasi.

Jika dilihat secara keseluruhan, Kabupaten Kepulauan Mentawai berada di zona oranye atau berisiko sedang dalam hal penyebaran Covid-19. Namun, skor status oranyenya di posisi paling bawah, yaitu 1,92. Artinya, Kepulauan Mentawai mengalami kondisi makin parah dalam penyebaran Covid-19.

Jadi, keputusan memberhentikan pembelajaran tatap muka di Mentawai sangat tepat untuk penyebaran Covid-19. (da.)

banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan