Pelaku Perjalanan ke Mentawai Disaring Ketat

  • Bagikan
Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Mentawai, Kortanius Sabeleake, saat jumpa pers di Kantor Bupati Kepulauan Mentawai menjelaskan bahwa Pemkab Mentawai semakin memperketat pengawasan pelaku perjalanan ke Mentawai. (Foto: Sabarial/Datiak.com)

Mentawai | Datiak.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Mentawai semakin memperketat regulasi untuk menyikapi pelaku perjalanan ke Mentawai. Hal itu guna mencegah masuknya pengunjung yang ternyata positif Covid-19 di Bumi Sikerei tersebut.

Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Mentawai, Kortanius Sabeleake, upaya Pemkab Kepulauan Mentawai memperketat masuknya pelaku perjalanan ke Mentawai, tertuang dalam Surat Edaran (SE) Bupati Kepulauan Mentawai Nomor: 360/559/BUP-2020.

“Surat edaran ini meminta agar pelaku perjalanan yang memasuki Kepulauan Mentawai wajib membawa surat hasil tes swab negatif,” ungkap wabup yang dekat disapa Korta tersebut, saat memberikan keterangan pers di Kantor Bupati Kepulauan Mentawai, kemarin (18/11).

Namun, pihaknya tidak sekadar mengeluarkan kebijakan, tetapi turut didukung pelayanan sebagai solusi untuk mempermudah masyarakat. Yakni dengan menyediakan tempat pengambilan sampel swab di Jl. Azizi No. 121 Andalas, Kota Padang.

BACA JUGA:  Sebelas Remaja Nakal Ditiarapkan

“Layanan pengambilan sampel RT-PCR (swab) itu kita sediakan tampa dipungut biaya atau gratis. Pelayanannya berlangsung pukul 19:00-12:00 WIB, lalu dilanjutkan pukul 14:00-17:00 WIB,” papar politisi Partai Golongan Karya itu.

Memperketat regulasi terhadap pelaku perjalanan ke Mentawai, imbuh Korta, dilakukan Pemkab Kepulauan Mentawai untuk menekan kasus terkonfirmasi Covid-19. Sebab, sekarang jumlah terkonfirmasi positif di sana terus bertambah.

Terakhir pada Sabtu (14/11), katanya penambahan terkonfirmasi positif sebanyak 8 orang pasien. Kondisi tersebut tentunya bisa diperberat karena fasilitas atau tempat isolasi yang semakin minim di sana.

“Sekarang RSUD, Puskesmas serta tempat-tempat khusus yang kita sediakan untuk isolasi atau merawat pasien positif ini sudah penuh. Untungnya kita mendapatkan dua tempat baru untuk menampung pasien positif,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Pemko Pariaman Sanksi Warga Agam dan Padangpariaman

Untuk itu, pihaknya berupaya agar tempat yang baru tersebut tidak penuh, hanya karena adanya terkonfirmasi positif yang masuk Mentawai. “Ini untuk keselamatan dan kesehatan bersama. Kita juga terus mengingatkan masyarakat agar patuh terhadap protokol kesehatan,” pungkasnya. (da.)

  • Bagikan