Pegawai Sekretariat hingga Anggota DPRD Sumbar Dites Swab Lagi

  • Bagikan
Kasubag Humas Protokol dan Publikasi Sekretariat DPRD Sumbar Laswardi usai dites swab lagi, Selasa (18/8). (Foto: Istimewa)

Padang | Datiak.com – Pegawai Sekretariat hingga anggota DPRD Sumbar dites swab lagi, Selasa (18/8). Pasalnya, seorang pegawai di sana, dilaporkan terkonfirmasi positif, Senin (17/8). Hasil positif tersebut dari uji sampel swab yang diambil, Jumat (14/8).

”Dari swab yang pertama ada satu orang pegawai kita yang positif. Makanya, semua kita tracking lagi. Mudah-mudahan hari ini (18/8) selesai semua (tracking, Red). Untuk yang positif kini menjalani isolasi mandiri,” ujar Sekretaris DPRD Sumbar, Raflis.

Katanya, jumlah keseluruhan peserta yang dites swab lagi di DPRD Sumbar, sebanyak 251 orang. 65 orang di antaranya anggota dewan. Selebihnya pegawai, tenaga outsourcing, tenaga ahli fraksi, tenaga ahli DPRD, serta wartawan yang biasa liputan di DPRD Sumbar.

“DPRD merupakan penyelengaraan pemerintahan yang sangat strategis. Apalagi dalam waktu dekat DPRD bakal membahas Ranperda (Rancangan Peraturan Daerah). Jadi, perlu dilakukan swab agar gedung benar-benar aman Covid-19,” hematnya.

Upaya lain yang sudah dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19, yaitu dengan menyemprotkan disinfektan di Gedung DPRD. Selain itu, setiap orang yang masuk Gedung DPRD Sumbar, wajib mematuhi protokol kesehatan, seperti pakai masker, jaga jarak dan cuci tangan.

”Semua kita lakukan swab agar kita tahu semua dalam keadaan sehat atau bebas dari Covid-19. Jadi tidak ada rasa was-was lagi,” pungkasnya.

Seperti diketahui, kasus terkonfirmasi positif Covid-19 masih mengalami peningkatan di Sumbar. data yang dihimpun Datiak.com dari situs resmi Sumbar Tanggap Corona, tercatat 1.412 kasus positif.

Beruntung, 918 orang sudah dinyatakan sembuh dari virus yang awalnya berkembang luas di Wuhan, Hubai, Tiongkok tersebut.

Jadi, per Selasa (18/8), tercatat 134 pasien positif yang dirawat, 252 pasien menjalani isolasi mandiri, 8 pasien diisolasi daerah, dan 57 pasien diisolasi di BPSDM.

Sedangkan 43 pasien bernasib malang. Pasalnya, mereka tidak terselamatkan atau dilaporkan meninggal dunia. (da.)

  • Bagikan