Iklan Suhatri Bur Kiri
Iklan Rahmang Kanan

Pasokan BBM di Mentawai Lancar, Premium Ditiadakan

  • Bagikan
pasokan bbm di mentawai 2021
Proses pemuatan BBM dari kapal ke mobil tangki di pelabuhan Tuapejat, Kecamatan Sipora Utara, Kepulauan Mentawai. (Foto: Sabarial/Datiak.com)

Mentawai | Datiak.com – Pasokan BBM di Mentawai terutama jenis Premium dan Pertamax, sempat terputus selama dua hari belakangan. Kemarin (12/10/2021), pasokan BBM sudah kembali normal. Hanya saja, BBM jenis Premium sudah tidak ada lagi tersedia di Mentawai, imbas dari kebijakan Program Langit Biru (PLB) PT. Pertamina.

Desrial, 33, salah seorang warga Tuapejat, membenarkan bahwa dalam dua hari terakhir, memang tidak ada satu kios dan SPBU yang menyediakan BBM. Seperti di dua SPBU yang ada di Tuapejat. Yakni SPBU Kilometer 2 dan SPBU Kilometer 9.

“Dua hari terakhir, memang kita kesulitan mendapatkan pasokan BBM di Mentawai khususnya Tuapejat, untuk kendaraan. Sekarang, BBM sudah kembali tersedia, setelah kapal pengangkut berlabuh di Tuapejat hari ini (kemarin, Red). Hanya saja, tidak ada lagi BBM jenis Premium,” katanya.

BACA JUGA:  Dinilai Nepotisme, Warga Protes ke Kantor Wali Nagari di Pessel

Menurutnya, masyarakat Mentawai masih mendambakan BBM jenis Premium karena harga yang relatif terjangkau. Apalagi, Mentawai sebagai daerah 3T belum selayaknya untuk masuk ke dalam program PLB tersebut. Namun, hal ini sudah menjadi program nasional.

Sebelumnya, dari pantauan Datiak.com pada Senin (11/10/2021), kapal pengangkut BBM jenis Pertalite dan Pertamax milik PT. Sumber Alam Sejahtera Indah, bersandar di dermaga Tuapejat pukul 11.30 WIB. Usai bersandar, 3 unit mobil tangki yang juga milik PT. Sumbar Alam Sejahtera Indah melakukan penyalinan BBM dari kapal ke mobil tangki.

Di samping itu, juga ada lebih kurang 30 tabung gas isi 12 kilogram dibongkar dari kapal tersebut. Sekitar, pukul 13.00 pasokan BBM di Mentawai jenis Pertalite sudah kembali tersedia di kios-kios pengencer dengan harga Rp 9 ribu per liter.

BACA JUGA:  BST Mei-Juni 2021 di Tuapejat Ditunda Penyalurannya

Sudi, pemilik SPBU Kompak di Tuapejat, mengakui bahwa terjadinya kelangkaan tersebut. Katanya, pemberlakukan PLB untuk Mentawai, dimulai semenjak tanggal 12 September 2021. Jadi, Premium yang kini tersedia di kios-kios merupakan stok lama.

“Nah, kebetulan kondisi kelangkaan ini juga bersamaan dengan belum masuknya kapal pendistribusian BBM. Jadi, sekarang pasokan BBM di Mentawai jenis Premium sudah tidak ada lagi. Ini memang kebijakan nasional, kita tidak bisa berbuat apa-apa. Bahkan, di Papua juga sudah menerapkan PLB ini,” katanya, Senin (11/10/2021).

Senada dengan Sudi, Direktur PT. Sumber Alam Sejahtera Indah, Soritua Hutagalung yang juga distributor untuk pasokan BBM di Mentawai, menjelaskan bahwa program PLB menyebabkan Premium tidak lagi tersedia di SPBU. Saat ini,  BBM yang tersedia di SPBU hanya Pertalite, Pertamax dan Bio Solar.

BACA JUGA:  Proyek ECHO Green Lirik Perempuan dan Petani Muda

“Premium sudah tidak ada lagi pak. Sekarang untuk program PLB, BBM-nya Pertalite pak. Untuk SPBU kita, besok siang (kemarin, Red) siang sudah tersedia,” ungkapnya.

Sekedar diketahui, program PLB merupakan kebijakan dari pemerintah untuk mengendalikan pencemaran udara, terutama yang bersumber dari kendaraan. Tujuannya untuk meningkatkan kualitas udara bersih, dengan mengurangi emisi gas buang. Kemudian, juga edukasi dan mengajak masyarakat merasakan manfaat menggunakan BBM berkualitas dan ramah lingkungan. (da.)


Temukan berita Mentawai hari ini dan berita Sumbar terkini di Datiak.com.

  • Bagikan