Iklan Melayang
Iklan Melayang

Pasien Positif Corona yang Diisolasi di Rumah Bertambah

  • Bagikan
Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno saat meninjau Posko Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di perbatasan Sumbar-Riau, Kecamatan Pangkalan, Kabupaten Limapuluh Kota, Jumat (3/4). Hal itu untuk mencegah meningkatkan pasien positif Covid-19 masuk ke Ranah Minang. (Foto: Humas)
banner 468x60

Padang | Datiak.com – Pandemi Covid-19 atau virus corona kian mengancam Sumatera Barat. Minggu (5/4) siang, Kepala Biro Humas Pemerintah Provinsi Sumbar, Jasman Rizal, kembali menyampaikan adanya penambahan tiga pasien positif virus baru itu. Artinya, kini di Ranah Minang tersebut telah tercatat sebanyak 17 kasus positif corona.

“Informasinya memang ada penambahan 3 kasus positif. Jadi, total kasus positif di Sumbar sampai hari ini sebanyak 17 kasus. 1 di antaranya meninggal,” ungkap Jasman di Padang.

banner 336x280

Katanya, penambahan tiga pasien positif Covid-19 tersebut, dari hasil uji swab di Laboratorium Fakultas Kedokteran Universitas Andalas. Beruntung, ketiga pasien itu hanya mengalami gejala ringan. Sehingga, mereka bisa menjalani isolasi mandiri di rumah dengan pengawasan ketat. Terkait asal ketiga pasien positif tersebut, Jasmas mengaku belum mengetahuinya.

Semakin bertambahnya pasien positif corona menuntut Pemprov Sumbar untuk cepat memutuskan penambahan rumah sakit rujukan. Hal itu disampaikan Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit.

Mantan bupati Pesisir Selatan itu memastikan, rumah sakit rujukan bagi Pasien Dalam Pengawasan (PDP) atau positif terinfeksi virus corona bertambah dalam minggu ini. Yakni di Rumah Sakit Universitas Andalas yang berada di Limau Manih, Kota Padang.

Artinya, kini sudah tiga rumah sakit rujukan untuk PDP dan pasien positif Covid-19 di daerah tersebut. Yakni di RSUP M. Djamil Padang, RS Achmad Muctar di Kota Bukittinggi, dan RS Universitas Andalas di Padang.

Selain itu, RSUD Pariaman dan RSUD Padang juga dipersiapkan pihaknya untuk dapat menerima pasien yang diduga terinfeksi virus corona tersebut.

Data yang dihimpun Datiak.com dari website resmi Sumbar Tanggap Corona, Minggu (5/4), tercatat total Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Sumbar sebanyak 3.454 orang. Dengan rincian sebanyak 1.762 ODP masih proses pemantauan dan 1.692 ODP sudah selesai dipantau.

Sedangkan jumlah PDP di sana sebanyak 73 orang. 22 orang di antaranya kini masih menjalani perawatan. Kabar baiknya, sebanyak 51 orang dinyatakan sehat, sehingga dipulangkan ke rumahnya masing-masing.

Sayangnya, dari 17 kasus positif, 9 orang di antaranya tercatat masih menjalani perawatan. Sedangkan 7 orang yang dinyatakan terinfeksi ringan diisolasi mandiri di rumah. Sedangkan 1 orang pasien meninggal karena virus berbahaya yang mulanya berkembang di Kota Wuhan, Provinsi Hubai, Tiongkok tersebut. (da.)

banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan