Pasien positif Corona di Mentawai Ikut Pemilihan Gubernur

  • Bagikan
Salah seorang pasien positif corona di Mentawai memperlihatkan surat suara yang telah dicoblosnya untuk diberikan kepada petugas. (Foto: Istimewa)

Mentawai | Datiak.com – Pasien positif corona di Mentawai ikut menyalurkan hak pilihnya pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sumbar, kemarin (9/12). Salah satunya para pasien yang kini diisolasi di Hotel Turonia, Desa Tuapajat, Kecamatan Sipora Utara.

Untuk menyalurkan hak suaranya, para pasien positif corona di Mentawai tersebut dilayani petugas yang menggunakan pelindung lengkap. Mereka didatangi langsung ke tempat perawatan, isolasi, atau karantinanya.

Di Hotel Turonia tersebut, proses pemungutan suara pasien positif Covid-19 turut disaksikan Ketua KPU Kepulauan Mentawai, Eki Butman, Ketua Bawaslu Kepulauan Mentawai, Perius Sabaggalet, Kepala Dinas Kesehatan yang juga Jubir Percepatan Penanganan Covid-19 di Kepulauan Mentawai, Lahmuddin Siregar, ketua KPPS beserta anggotanya, lalu para saksi kandidat Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Barat.

BACA JUGA:  Pendaftaran Penerima Bantuan Presiden Diperpanjang

“Pelayanan seperti ini sebenarnya kewajiban penyelenggara pemilihan umum. Hal itu sudah tertuang dalam Peraturan KPU menyangkut pelayanan, seperti pemilih yang berada di rumah tahapan atau sejenisnya, serta rumah sakit atau sedang menjalani karantina,” kata Ketua Bawaslu Kepulauan Mentawai, Perius Sabaggalet.

Sedangkan Jubir Percepatan Penanganan Covid-19 di Kepulauan Mentawai, Lahmuddin Siregar, mengatakan bahwa jumlah pasien positif Covid-19 yang diisolasi di Hotel Turonia sebanyak delapan orang. Namun, hanya dua orang pasien yang menyalurkan hak pilihnya.

“Tiga orang pasien yang diisolasi di sana, hari ini (kemarin) juga sudah dinyatakan sembuh atau negatif Covid-19. Sehingga, mereka langsung pulang ke rumah masing-masing dan bisa memilih di TPS. Sedangkan tiga pasien lagi masih anak-anak,” ungkap Lahmuddin.

BACA JUGA:  Hasil Rapid Test 900 Petugas KPPS di Padang Reaktif

Katanya, proses penyaluran hak pilih pasien positif virus corona tersebut turut didampingi tim medis. Sehingga, prosedur pelaksanaannya berjalan tanpa risiko penyebaran Covid-19. “Ini pengalaman baru dalam pemilihan umum yang kita lakukan. Kita sangat bersykur kondisi ini tidak mengurung keinginan masyarakat berpartisipasi dalam menentukan kepala daerah kita di tingkat Sumbar,” pungkas Lahmuddin. (da.)

  • Bagikan