Rabu, 28 Februari 2024

Datiak.com

Berita Sumbar Terbaru Hari Ini dan Info Terkini

Partai Politik di Solsel Harus Cermat Memilih Saksi untuk Pemilu 2024

Pelaksanaan pelatihan saksi partai politik yang digelar Bawaslu Solsel, di Ummy Kalsum Muara Labuh, Selasa (26/12/2023). (Foto: KopasNews)
90 pembaca

Solok Selatan | Datiak.com – Bawaslu Kabupaten Solok Selatan menyarankan partai politik di Solsel cermat dalam memilih saksi untuk Pemilu 2024. Sebab, peran saksi sangat vital untuk kebutuhan pengawasan hak para peserta pemilu tersebut.

“Rekrutmen saksi tidak boleh dilakukan secara asal-asalan,” ujar Ketua Bawaslu Solok Selatan, Zul Nasri, dalam pelatihan para saksi partai politik di Solsel, yang digelar di Ummy Kalsum Muara Labuh, pada Selasa (26/12/2023).

Zul Nasri menekankan bahwa selain kepentingan strategis saksi, mereka juga harus dilengkapi dengan keterampilan dan sikap yang baik. Etika menjadi faktor kunci untuk menciptakan lingkungan yang ramah di TPS selama pemilihan.

Selain itu, saksi diharapkan memahami dengan baik prosedur pengumpulan dan perhitungan suara, serta prosedur rekapitulasi di TPS. Zul Nasri menegaskan bahwa tanggung jawab pembekalan saksi sepenuhnya menjadi tanggung jawab partai politik.

“Partai politik yang bertanggung jawab penuh terhadap pembekalan saksi di TPS. Bawaslu hanya memberikan bimbingan teknis kepada partai politik di Solsel, dan hari ini baru parpolnya yang diberikan pembekalan,” tambahnya.

Dia juga menekankan pentingnya memilih saksi yang dapat dipercaya, terutama dalam konteks potensi sengketa Pemilu yang dapat berlanjut hingga Mahkamah Konstitusi (MK). Saksi diharapkan memahami dengan baik kondisi di TPS dan mampu membela partai politiknya jika terjadi gugatan.

Meskipun sering dianggap sepele, saksi memiliki peran sentral dalam tahapan pemilihan suara dan penghitungan suara. Mereka menjadi garda terdepan dalam memastikan integritas Pemilu.

“Saksi bukanlah peran yang sepele. Mereka memainkan peran penting, dan jika ada sengketa Pemilu, mereka harus memiliki pemahaman yang baik tentang kondisi di TPS,” ungkap Zul Nasri.

Sekretaris Bawaslu Solok Selatan, Admi Munandar, menambahkan bahwa saksi harus memiliki kemampuan membaca situasi dan memahami peraturan Pemilu. Loyalitas mereka juga diharapkan sejalan dengan misi partai politik di Solsel.

“Tugas saksi tidak hanya berakhir pada hari pemungutan suara. Mereka juga memiliki tanggung jawab hingga penetapan calon terpilih. Oleh karena itu, persiapan mental dan emosional sangat penting,” kata Admi Munandar.

Admi juga mengingatkan bahwa saksi harus memiliki hak pilih dan mampu memberikan kesaksian yang kuat jika terjadi pelanggaran atau kecurangan yang sampai ke Mahkamah Konstitusi. “Keberhasilan saksi bukan hanya dalam merekam angka, tetapi juga memberikan kesaksian yang kuat jika dibutuhkan,” tutupnya. (*)


Avatar photo