Iklan Suhatri Bur Kiri
Iklan Rahmang Kanan

PAD Padangpariaman Tahun 2021 Harus Capai Target

  • Bagikan
PAD Padangpariaman tahun 2021
Erman saat menyerahkan dokumen pandangan umum Fraksi PAN kepada Ketua DPRD Padangpariaman, Arwinsyah, yang disaksikan 2 Wakil Ketua DPRD Padangpariaman, Aprinaldi dan Risdianto, serta Wakil Bupati Padangpariaman, dalam Paripurna KUA-PPAS Perubahan APBD Padangpariaman tahun 2021. (FOto: Datiak.com)

Padangpariaman | Datiak.com – PAD Padangpariaman tahun 2021 mendapat sorotan banyak fraksi di DPRD Padangpariaman. Sebab, Pendapatan Asli Daerah (PAD) kunci menekan angka defisit pada APBD di tahun berikutnya.

Salah satu fraksi yang mendorong agar PAD Padangpariaman tahun 2021 harus mencapai target, yaitu Fraksi Partai Amanat (PAN). Hal itu terungkap dalam pandangan umum  Fraksi PAN yang disampaikan juru bicara Fraksi PAN, Erman.

Pandangan umum Fraksi PAN tersebut disampaikan Erman dalam Paripurna Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Priorotas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Perubahan APBD Padangpariaman tahun 2021. “Kita harus mencapai target PAD sesuai kesepakatan bersama, yaitu sekitar Rp 122 miliar lebih,” ujar Erman.

BACA JUGA:  KUA-PPAS APBD 2022 Dharmasraya Ditetapkan

Untuk itu, ia meminta kepada Badan Pendapatan Daerah Padangpariaman, agar bekerja lebih intensif. Sehingga, target PAD Padangpariaman tahun 2021 tersebut tercapai. Hal itu sangat penting untuk pemulihan anggaran di tahun 2022 mendatang.

“Kalau target tidak tercapai, tentu bisa menambah defisit pada APBD tahun 2022 mendatang. Ini harus menjadi perhatian kita semua,” tukas Erman.

Maksimalkan Pajak dan Retribusi untuk Tingkatkan PAD Padangpariaman Tahun 2021

Sebelumnya, Bupati Padangpariaman Suhatri Bur, sudah membahas terkait upaya peningkatan PAD di Padangpariaman tahun 2021 ini. Yakni dengan memaksimalkan pajak dan retribusi. Ia pun meminta jajarannya di Pemkab Padangpariaman melakukan pemetaan ulang seluruh pelaku usaha di Ranah Saiyo Sakato tersebut.

BACA JUGA:  Ancaman Stunting Patut Diwaspadai di Masa Pandemi Covid-19

Setidaknya, kata Suhatri Bur, potensi peningkatan pajak tersebut bisa diperoleh dari sektor kuliner, seperti rumah makan dan restoran. Sebab, sekarang masih 77 rumah makan/restoran di Padangpariaman yang membayar pajak.

Sedangkan potensi retribusi menurutnya juga cukup besar di Padangpariaman. Misalnya dari sektor usaha perumahan dan industri. Sebab, ia melihat sekarang banyak developer yang sudah mendapat rekomendasi dan izin membangun perumahan dari Pemkab Padangpariaman. (da.)


Temukan berita Padangpariaman hari ini dan berita Sumbar terkini di Datiak.com.

  • Bagikan