Iklan Suhatri Bur Kiri
Iklan Rahmang Kanan

PAD Padang Tahun 2021, Hilang Puluhan Juta karena PPKM

  • Bagikan
PAD Padang tahun 2021
Kadispora Kota Padang, Mursalim Nafis mengungkapkan bahwa Pemko Padang kehilangan PAD tahunh 2021 ini yang bersumber dari retribusi Kolam Renang Teratai sekitar Rp 68 juta. (Foto: Istimewa)

Padang | Datiak.com – PAD Padang tahun 2021 hilang cukup besar. Tepatnya yang bersumber dari Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Padang. Hal ini lantaran pandemi Covid-19 yang belum juga reda. Terlebih, hampir sebulan belang Pemko Padang menerapkan PPKM Darurat.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Padang, Mursalim Nafis, menjelaskan bahwa merosotnya PAD Kota Padang dari Dispora Padang, karena adanya penurunan pendapatan retribusi secara signifikan. Yakni yang bersumber dari Kolam Renang Teratai.

“Kita kehilangan pendapatan (yang bersumber dari retribusi Kolam Renang Teratai, Red) sekitar Rp 68 juta,” ujar Mursalim, Rabu (4/8/2021).

Ia mengungkapkan, PAD Padang tahun 2021 yang hilang sekitar Rp 68 juta itu, karena Kota Padang hampir sebulan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

“Jumlah kunjungan Kolam Renang Teratai sekitar 200 orang per hari. Nilai pendapatannya sebesar Rp 2,2 juta per harinya. Jadi, total pendapatannya sebulan sekitar Rp 68 juta,” papar Mursalim.

Target PAD Padang Tahun 2021 dari Kolam Renang Teratai

Mursalim menjelaskan, target PAD Padang tahun 2021 yang bersumber dari retribusi Kolam Renang Teratai cukup besar. Yakni sebanyak Rp 2 miliar. Sementara hingga awal Agustus 2021, baru tercapai sekitar 20 persen atau sebesar Rp 400 juta.

“Dengan kondisi ini, target itu akan sulit tercapai. Apalagi Kolam Renang Teratai yang meramaikan anak sekolah. Selama pandemi, anak sekolah kan tidak diizinkan olahraga di luar sekolah. Jadi itu kendalanya,” tuturnya.

Kendati demikian, Mursalim mengungkapkan bahwa pihaknya tetap berupaya menarik minat masyarakat umum untuk mengunjungi Kolam Renang Teratai. Dengan melakukan promosi dan informasi perubahan Kolam Renang Teratai melalui media sosial.

“Jadi sekarang kita fokus ke masyarakat umum. Kalau anak sekolah kan, sesuai kebijakan, tidak diizinkan melakukan aktivitas olahraga berenang di luar sekolah,” sebutnya.

Di sisi lain, pihaknya berencana akan merevisi target PAD Padang tahun 2021 dari retribusi Kolam Renang Teratai. Hal itu guna menyesuaikan kondisi riil yang terjadi sesuai perkembangan kondisi wabah pandemi Covid-19.

“Target (PAD Padang tahun 2021 dari Kolam Renang Teratai, Red) kemungkinan direvisi menjadi Rp 1 miliar. Walaupun tidak tercapai Rp 2 miliar, kita berharap bisa tercapai mendekati Rp 1 miliar. Karena kondisi tidak memungkinkan saat pandemi ini,” tukas Mursalim. (da.)


Temukan berita Padang hari ini dan berita Sumbar terkini di Datiak.com.

  • Bagikan