Iklan Suhatri Bur Kiri
Iklan Rahmang Kanan

OPD Harus Fokus Program Prioritas Agar APBD 2021 Tak Defisit

  • Bagikan
Wabup Padangpariaman Suhatri Bur menyerahkan dokumen nota penjelasan KUA PPAS TA 2021 kepada Ketua DPRD Padangpariaman Arwinsyah. OPD diminta harus fokus program prioritas agar APBD tak deficit. (Foto: Istimewa)

Padangpariaman | Datiak.com – Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padangpariaman kunci mengantisipasi terjadinya defisit (kekurangan) APBD Padangpariaman 2021. Caranya dengan mengoptimalkan program atau kegiatannya. Artinya, OPD harus fokus pada program prioritas.

Pesan itu disampaikan Wakil Bupati Padangpariaman, Suhatri Bur saat penyampaian nota penjelasan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan prioritas Anggaran Plafon Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2021, di ruang rapat DPRD Padangpariaman, Rabu (19/8). Pasalnya, dari hasil perhitungan perkiraan belanja daerah Padangpariaman, masih ditemukan angka defisit sekitar Rp 88,99 miliar lebih.

Suhatri Bur menjelaskan, asumsi pendapatan Padangpariaman tahun 2021 sebesar Rp 1.497.884.132.812,-. Yakni dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) Rp 118.267.232.000,-, transfer pusat Rp 1.296.297.500.812,-, lain-lain pendapatan daerah yang sah Rp 73.319.400.000,-, serta penerimaan pembiayaan sebesar Rp 10.000.000.000,-.

“Sedangkan perkiraan belanja daerah kita tahun 2021 ditaksik sebesar Rp 1.571.129.132.812,-. Itu mencakup belanja operasi, belanja modal, belanja transfer, dan belanja tidak terduga. Artinya, terdapat defisit sebesar Rp 88.995.000.000,-,” ungkap wabup lulusan Fakultas Ekonomi Universitas Andalas tersebut.

Untuk itu, ia meminta agar OPD mempertajam program dan kegiatannya. Sehingga, APBD Padangpariaman berada di posisi balance budget atau tanpa defisit. Hal itu menurutnya bisa dilakukan pada pembahasan KUA PPAS dan RAPBD 2021.

“Balance budget suatu keharusan untuk kita lakukan. Untuk itu, kita akan pertajam atau mengoptimalkan OPD untuk fokus program prioritas,” pungkas mantan Ketua Baznas Padangpariaman tersebut.

Penyampaian nota penjelasan tersebut dihadiri Ketua DPRD Padangpariaman, Arwinsyah, Wakil Ketua DPRD Padangpariaman, Aprinaldi, dan sejumlah anggota DPRD Padangpariaman.

Arwinsyah turut membenarkan, pihaknya akan kembali mengkoreksi untuk mempertajam program OPD. Sehingga, APBD Padangpariaman di tahun 2021, tidak lagi mengalami defisit.

“Koreksi sudah pasti kita lakukan lagi. Sebab, APBD nol defisit itu sangat penting, sehingga keuangan kita berlajalan stabil tahun depan,” ujar politisi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) itu. (da.)

  • Bagikan