Iklan Melayang
Iklan Melayang

OKP Cipayung Plus Evaluasi Penanganan Covid-19 di Sumbar

  • Bagikan
okp cipayung plus bersama kapolda sumbar
okp cipayung plus bersama kapolda sumbar
banner 468x60

Padang – Sejumlah Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) Cipayung Plus Sumbar, mengunjungi Kapolda Sumbar, Irjen Pol Toni Harmanto, Rabu (6/5). Di antaranya dari Badko HMI, KAMMI, PMII, GMNI, dan GPI Sumbar. Mereka mengevaluasi sejumlah program penanganan covid-19 (virus corona) di Sumbar.

banner 336x280

Beberapa di antaranya menyangkut pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), penyaluran bantuan sosial (bansos), hingga sosialisasi. Menurut mereka, mahasiswa ataupun pemuda sudah seharusnya dilibatkan dalam memaksimalkan program tersebut.

Seperti dikemukakan Ketua PKC PMII Sumbar, Rodi Indra Saputra. Ia menyarankan agar penyaluran bansos diawasi secara maksimal. “Kita tentu tidak ingin ada pelanggaran oleh oknum yang mencoba mengambil keuntungan pribadi di balik wabah yang menimpa Sumbar saat ini,” ujar Rodi.

Hal itu dibenarkan oleh Ketua KAMMI Sumbar, Abu Said. Ia menyarankan agar OKP Cipayung Plus dilibatkan dalam penyaluran bansos terkait covid-19. Baik bansos yang berasal dari APBN, APBD, Polri ataupun pihak lainnya.

“Ini kita lakukan agar tidak ada masyarakat terdampak covid-19 yang tidak menerima bansos,” imbuh Said.

Sedangkan Ketua Badko HMI Sumbar, Wendi Juli Putra menyorot soal pelaksanaan PSBB di Sumbar. Menurutnya, PSBB yang kini memasuki tahap kedua, harus benar-benar lebih baik dari tahap pertama. Sebab, ia melihat PSBB tahap pertama di Sumbar masih jauh dari ideal.

“Kami melihat (PSBB tahap 1 di Sumbar, Red) belum terkonsolidasi dengan semua stakeholder. Termasuk kesadaran masyarakat untuk mematuhi aturan PSBB. Sehingga, korban positif makin hari semakin bertambah,” Wendi.

Senada dengan Wendi, Ketua GPI Sumbar, Rinaldi menilai bahwa potensi pemuda dan mahasiswa harus dikerahkan untuk menggencarkan sosialisasi kepada masyarakat. Baik itu terkait aturan PSBB hingga protokol kesehatan. Hal itu agar korban dan dampak covid-19 di Sumbar dapat diminimalisir.

Terakhir, para mahasiswa dan pemuda yang tergabung dalam OKP Cipayung Plus tersebut turut mengajak Polda Sumbar mendorong keterbukaan informasi. Khususnya menyangkut penerima bansos di tingkat kabupaten/kota di Sumbar. Jadi, masyarakat bisa mengetahui besar alokasi hingga realisasi anggaran covid-19 itu.

Menyikapi itu, Irjen Pol Toni Harmanto mengapresiasi OKP Cipayung Plus tersebut. Sebab dinilai sangat berempati dan proaktif menaggapi persoalan wabah yang menimpa masyarakat. Untuk itu, Irjen Pol Toni mengajak OKP tersebut bersinergi dalam penerapan perpanjangan PSBB, serta mengawasi penyaluran bansos di masyarakat. (da.)

banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan