Iklan Suhatri Bur Kiri
Iklan Rahmang Kanan

Objek Wisata di Kota Padang Dibuka, Pengunjung Wajib Vaksin

  • Bagikan
objek wisata di Kota Padang dibuka
Plt Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang, Arfian, mengatakan bahwa pengunjung objek wisata di Kota Padang wajib punya kartu vaksin. (Foto: Dinas Pariwisata Padang)

Padang | Datiak.com – Objek wisata di Kota Padang resmi dibuka kembali seiring perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 sampai 6 September mendatang. Namun untuk bisa masuk ke lokasi objek wisata, pengunjung wajib menunjukkan kartu vaksin Covid-19.

Persyaratan kartu vaksin tersebut tertuang dalam Surat Edaran (SE) Wali Kota Padang nomor 400.752/BPBDPdg/VIII/2021 tentang PPKM Level 4. Jadi, bagi pengunjung objek wisata di Kota Padang yang tidak memiliki kartu vaksin, dilarang memasuki objek wisata. Contohnya di Pantai Airmanis Padang, kemarin (26/8/2021), sejumlah pengunjungnya terpaksa putar balik karena tidak bisa menunjukkan kartu vaksin. 

Public Relation (PR) Perumda Padang Sejahtera Mandiri (PSM), Varize Yudhistira, mengatakan bahwa objek wisata Pantai Airmanis sudah dibuka sejak dua hari yang lalu sesuai dengan arahan Pemko Padang. Meskipun sudah dibuka kembali, ada beberapa persyaratan yang harus dipatuhi oleh para pengunjung. Yakni wajib memiliki dan menunjukkan kartu vaksin kepada petugas di pintu masuk.

BACA JUGA:  DAU dan DID Payakumbuh Dipangkas Buat Pemko Kelabakan

“Sejak dibuka selama 2 hari yang lalu, ada sekitar 30 kendaraan pengunjung yang diputar balik oleh petugas di pintu masuk karena tidak bisa menunjukkan kartu vaksin,” ungkap Varize.

Lebih lanjut dikatakan, selama objek wisata Pantai Airmanis dibuka, jumlah pengunjung yang masuk ke Pantai Airmanis tidak sampai 25 persen. Kondisi tersebut disebabkan karena masyarakat mungkin belum mengetahui Pantai Airmanis telah dibuka. “Bisa jadi karena hari kerja sehingga tidak banyak pengunjung yang datang ke Pantai Airmanis,” ungkapnya.

Ia menambahkan, selain persyaratan kartu vaksin, aturan lainnya yang dilaksanakan yakni kuota pengunjung hanya 25 persen dari kapasitas atau luas kawasan Pantai Airmanis. “Jadi memang selama dua hari ini jumlah pengunjung selalu kami awasi dan harus 25 persen,” ujarnya.

BACA JUGA:  Ranperda RTRW Padangpariaman Masuk Tahap Evaluasi

Untuk mengawasi pengunjung dalam penerapan prokes objek wisata di Kota Padang tersebut, pihaknya menempatkan sejumlah petugas. Petugas tersebut akan melakukan patroli untuk memastikan para pengunjung agar tetap menerapkan prokes Covid-19.

Aturan untuk Objek Wisata di Kota Padang

Terpisah, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang, Arfian membenarkan bahwa objek wisata di Kota Padang telah dibuka kembali. Pembukaan objek wisata tersebut tetap memperhatikan protokol kesehatan Covid-19. Selain itu, setiap pengunjung wajib menunjukkan kartu vaksin ketika ingin masuk ke objek wisata. Kapasitas pengunjung juga maksimal hanya 25 persen.

Seperti diketahui, berdasarkan SE Wali Kota Padang, fasilitas umum seperti area publik, tempat umum, tempat wisata, tempat bermain anak-anak, bioskop, dan lainnya diizinkan beroperasi 25 persen, dengan menggunakan aplikasi Pedulilindungi dengan penerapan prokes Covid-19.

BACA JUGA:  Owner Wayoik: Kebijakan Pro UMKM Lebih Dibutuhkan

Selain pembukaan objek wisata di Kota Padang, Pemerintah Kota Padang juga memberikan izin untuk kegiatan seni, budaya, olahraga, dan kegiatan sosial kemasyarakatan yang dapat menimbulkan keramaian dan kerumunan diizinkan beroperasi 25 persen, dengan menggunakan aplikasi Pedulilindungi.

Untuk diketahui, sejak ditutup akibat pemberlakukan PPKM, Perumda PSM yang mengelola Pantai Airmanis kehilangan pendapatan ratusan juta rupiah. Sementara target pendapatan dari destinasi wisata Pantai Airmanis ini di angka Rp 2,6 miliar. (da.)


Temukan berita Padang hari ini dan berita Sumbar terkini di Datiak.com.

  • Bagikan