Nomor Urut Pasangan Cabup dan Cawabup Ditetapkan

  • Bagikan
Nomor urut pasangan cabup dan cawabup Padangpariaman, Suhatri Bur-Rahmang (1), Tri Suryadi-Taslim (2), dan Refrizal-Happy Neldy (3). (Foto: Humas)

Padangpariaman | Datiak.com – Pengundian nomor urut pasangan cabup dan cawabup Kabupaten Padangpariaman, digelar di Hall Kantor Bupati Parit Malintang, Kamis (24/09). Hasilnya, Suhatri Bur-Rahmang memperoleh nomor 1, Tri Suryadi-Taslim nomor urut 2, sedangkan Refrizal-Happy Neldi nomor urut 3.

Ketua KPU Padangpariaman Zulnaidi mengatakan, penetapan nomor urut pasangan cabup dan cawabup, tahap lanjutan setelah pengumuman hasil verifikasi pendaftaran. “Jadi sejak awal pendaftaran hingga verifikasi, tiga paslon (pasangan calon) dinyatakan memenuhi persyaratan,” kata Zulnaidi.

Usai pengundian nomor urut, katanya para pasangan cabup dan cawabup, bakal menjalani tahapan pengurusan rekening khusus dana kampanye. Pasalnya, tahapan kampanye mulai dilaksanakan pada Sabtu (26/9). “Masa kampenye ini akan berlangsung sampai 5 Desember 2020 mendatang,” katanya.

BACA JUGA:  Camat Sintoga Siap Pertaruhkan Jabatan

Zulnaidi menjelaskan kembali bahwa Pilkada 2020 ini berbeda dengan pilkada tahun-tahun sebelumnya. Hal itu lantaran pelaksanaannya di masa pandemi Covid-19 yang belum dapat dipastikan kapan berakhirnya. “Pada saat pelaksanaan kampanye di tengah pandemi ini, beberapa aturan yang harus ditaati para paslon sesuai aturan yang berlaku, seperti menerapkan protokol kesehatan terkait pencegahan dan penularan Covid-19,” pesannya.

Selain itu, ia juga mengingatkan agar para paslon tidak melakukan mobilisasi masa dan arak-arakan, saat menggelar kampanye. Sebab, dalam ketentuan di masa pandemi ini, proses kampanye difokuskan dalam bentuk kegitan daring atau online.

Jika terjadi pelanggaran atas aturan pemilu selama pandemi, diatur oleh dua nomenklatur, yaitu aturan KPU dan Bawaslu. Maka, paslon tersebut akan diberi peringatan yang diawasi oleh Bawaslu bekerja sama dengan TNI dan Polri sesuai dengan maklumat Polri seperi pembubaran masa dan pemberian sanksi hukum.

BACA JUGA:  Kampanye, Iklan Versus Pendidikan Politik

Sedangkan Ketua Bawaslu Padangpariaman, Anton Ishaq mengatakan, Bawaslu kini tidak sekadar melakukan pengawasan, tetapi juga mendapat mandat membuat rencana kerja pencegahan Covid-19 di tingkat kabupaten/kota.

Untuk itu, lanjutnya, Bawaslu Padangpariaman telah membuat kelompok kerja bersama dengan TNI, Polri, serta KPU. Nantinya, mereka bakal mengadakan kampanye publik terkait pencegahan Covid-19, menghindari kerumunan masa, melarang iring-iringan, dan menggalakan perilaku hidup bersih dan sehat di masyarakat.

“Bawaslu juga telah menyurati Pemkab Padangpariaman dengan mengutip beberapa aturan tentang APK dan telah menyerahkannnya kepada KPU terkait lokasi pemasangan APK. Untuk pembongkaran APK bukanlah tugas Bawaslu melainkan kewajiban pemerintah daerah melalui Satpol PP,” terangnya.

Apabila masa kampanye terdapat pelanggaran protokol kesehatan, maka KPU akan memberikan peringatan kepada pihak yang bersangkutan. Jika tidak direspon KPU bakal menindaklanjuti laporan kepada Bawaslu, untuk dilakukan tindakan lanjut kepada pihak kepolisian. (da.)

  • Bagikan