Amran Minta Jaksa di Sumbar Netral dan Ketat Mengawal

  • Bagikan
Kepala Kejati Amran (kiri) saat memperingati HBA ke-16 meminta jajarannya netral dan ketat mengawal. (Foto: Istimewa)

Padang | Datiak.com – Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumbar Amran meminta jajaran kejaksaan netral dan ketat mengawal. Instruksi penting itu disampaikannya saat peringatan Hari Bakti Adhyaksa (HBA) ke-60, di Kantor Kejati Sumbar, kemarin (22/7).

Ia mengulas menyangkut “Delapan Perintah Harian Jaksa Agung RI”. Katanya, instruksi tersebut harus dijalankan jaksa di tingkat Kejati Sumbar, Kejaksaan Negeri (Kejari) hingga Cabang Kejaksaan Negeri (Cabjari) di kabupaten/kota Sumbar.

Amran menjelaskan, perintah harian tersebut yaitu menanamkan jiwa Tri Krama Adhyaksa sebagai pedoman dalam setiap pelaksanaan tugas, fungsi, dan kewenangan. Sehingga, kejaksaan terus merapatkan barisan untuk bergerak dan berkarya dalam ikatan jiwa Korps Adhyaksa yang solid dan militan.

“Wujudkan penegakan hukum berkeadilan yang mampu memberikan kepastian hukum dan kemanfaatan bagi masyarakat, bangsa, dan Negara. Sikap ini harus selalu kita tanamkan dalam hati,” pinta Amran kepada jajarannya.

Untuk itu, imbuhnya, jajaran kejaksaan di Sumbar harus terus meningkatkan pelayanan publik yang transparan, efektif serta efisien. Sehingga, kepercayaan publik terhadap kejaksaan dalam menegakkan hukum, selalu terjaga.

“Contohnya di masa pandemi sekarang, kita harus pastikan setiap program dan kebijakan pemerintah berjalan sukses aman dan sesuai aturan. Begitupun program dalam rangka pemulihan ekonomi masyarakat, perlu dikawal sehingga berjalan sesuai ketentuan yang berlaku,” tegas Amran.

Pilkada dan MTQ

Dalam kesempatan itu, Amran juga meminta jajarannya agar menjaga citra dan kewibawaan aparatur kejaksaan. Caranya dengan memperkuat integritas dan profesionalitas. Terlebih lagi jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak ini.

Untuk itu, ia meminta seluruh jajaran kejaksaan di Sumbar menjaga netral dan ketat mengawal Pilkada yang dijadwalkan Desember 2020 tersebut. Sehingga, pesta demokrasi itu berjalan lancar dan sukses nantinya.

“Sebagai penegak hukum, kita harus bisa mengawal karena dalam Pilkada itu juga berperan sebagai Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu). Jadi kita harus benar-benar mengawal Pilkada Sumbar. Jangan sampai pilkada itu tercoreng oleh oknum kejaksaan itu sendiri. Kami minta, posisikan diri sesuai dengan fungsinya,” tegas mantan Koordinator Pidana Umum Kejagung RI tersebut.

Terlepas dari, Amran juga mengulas soal event nasional yang akan digelar di Sumbar September 2020. Yakni MTQ Nasional XXVIII. Ia mengintruksikan jajarannya untuk memberikan pendampingan dan aktif melakukan pengawalan, sehingga lomba itu bisa terselenggaran dengan baik nantinya.

“Dalam satu event, pasti ada penganggaran dan dana yang dikelola. Kita harus siap untuk mendampingi pengeluaran dana iven MTQ tersebut, sehingga penggunaan anggaran tepat guna, tepat sasaran, dan sesuai aturan,” ucapnya. (da.)

  • Bagikan