Nasabah Bank Nagari Kecemasan, Sudah 50 yang Melapor

Imbau Utamakan Transaksi Digital, Hindari ATM Bank Lain

  • Bagikan
50 nasabah bank nagari melapor
Kantor Pusat Bank Nagari di Kota Padang. Saat ini, sejumlah nasabah Bank Nagari kecemasan setelah beredarnya info di media sosial terkait dugaan pembobolan rekening nasabah Bank Nagari. (Foto: Ist)

Padang | Datiak.com – Nasabah Bank Nagari disarankan untuk memprioritaskan memakai transaksi digital. Tetapi, bila perlu uang kontan, nasabah disarankan tidak melakukan transaksi di ATM bank lain. Hal itu sebagai usaha mengantisipasi pasca-adanya info pembobolan rekening punya nasabah Bank Nagari oleh orang yang tidak dikenali.

Humas, Publikasi, dan Perlindungan Konsumen Divisi Sekretaris Perusahaan Bank Nagari, Intan Evannita Evandry, menjelaskan bahwa manajemen Bank Nagari masih menyelidik info dugaan pembobolan rekening nasabah tersebut.

“Itu tetap kita pelajari, masih kita cari info kebenarannya. Maka, buat nasabah yang berasa dananya di rekening menyusut, kita minta mereka memberikan laporan,” katanya, Jumat (6/5).

“Maka kita salah satunya untuk amankan transaksi bisnis, kita memblok transaksi bisnis yang memakai ATM bank lain. Agar semakin amannya, untuk saat ini untuk nasabah (dianjurkan) transaksi semakin banyak memakai digital seperti mobile banking dan cash management sistem,” terangnya.

“Tetapi, jika perlu uang kontan, nasabah lebih kita tujukan untuk memakai ATM Bank Nagari. Ini malah semakin aman dibanding dengan memakai ATM bank lain. Karena sebetulnya peluang yang terkena itu mesin ATM bank lain. Tetapi kita masih menyelidik,” paparnya.

Menurut dia, selama ini ada 50-an nasabah Bank Nagari yang melapor, setelah tersebarnya info ada rekening nasabah yang terkena jebol.

Meskipun begitu, Intan pun menyebutkan, sesudah diselidik, ada banyak nasabah yang melapor itu rupanya rekeningnya tidak terkena jebol. Uang di rekening nasabah itu menyusut karena yang berkaitan sendiri yang lakukan transaksi.

Menurut dia, nasabah Bank Nagari itu turut melapor karena cemas karena ada info pembobolan rekening nasabah Bank Nagari. Info itu awalannya dikatakan melalui status dalam suatu account Facebook yang saat ini sudah dihapus.

“Karena mungkin cemas, karena banyak info. Maka, info di Facebook itu belum pasti betul ya. Kan kita saksikan yang punyai account telah hapus statusnya,” ucapnya.

Meskipun begitu, manajemen Bank Nagari tetap terima keluh kesah nasabah yang berasa uang di rekeningnya menyusut. Sekarang ini, pihaknya bekerja bersama dengan pihak ke-3, yaitu supplier dan bekerja sama dengan bank lain untuk menuntaskan persoalan ini.

Maka dari itu, manajemen Bank Nagari sekarang ini tidak dapat sampaikan berapakah nominal uang nasabah yang diperhitungkan terkena jebol itu. “Kami di satu segi karakternya masih memuat keluh kesah. Kita selidik dahulu kebenarannya. Kita masih pencatatan,” ucapnya.

Intan menjelaskan, untuk nasabah yang berasa uangnya tidak sesuai dengan transaksi yang sudah dilaksanakan, untuk melapor melalui Call Center 150234 atau langsung ke kantor Bank Nagari paling dekat. (da.)


  • Bagikan