Iklan Suhatri Bur Kiri
Iklan Rahmang Kanan

Napi Asimilasi Lakukan Pencurian dengan Kekerasan terhadap Mahasiswi

  • Bagikan
Tersangka AS yang diduga melakukan tindak pencurian dengan kekerasan diproses di Polsek Pauh. (Foto: Istimewa)

Padang | Datiak.com – Jajaran Reskrim Polsek Pauh berhasil menangkap pemuda berinisial AS. Ia diduga telah melakukan tindak pencurian dengan kekerasan di sebuah rumah kos-kosan, di kawasan Limaumanih, Kecamatan Pauh, Rabu (27/5) lalu.

AS diringkus petugas di rumah kakaknya di kawasan Lori, Lubukminturun, Senin (13/7) malam. Ia diketahui hampir dua bulan dari polisi, setelah diduga melakukan pencurian hingga melukai seorang mahasiswa berinisial M (19 tahu), yang melihat aksinya.

“Pelaku terpergok oleh korban saat akan mencuri dalam kosan. Sehingga, pelaku kalap dan langsung menikam korban menggunakan sebuah gunting,” ujar Kapolsek Pauh, AKP Anton Luther.

Usai menganiaya korban, pelaku melarikan diri meninggalkan korban dengan kondisi beberapa luka tusuk di bagian punggung dan tangan korban. “Korban yang merupakan seorang mahasiswi tersebut melaporkan peristiwa itu ke Polsek Pauh dengan laporan Polisi Nomor: LP/87/K/V/2020 tanggal 27 Mei 2020,” papar Anton.

BACA JUGA:  Tiga Pasangan Tertangkap Bermesraan di Pantai Pasir Jambak

Hampir dua bulan melakukan penyelidikan, Unit Opsnal Polsek Pauh mendapatkan informasi keberadaan pelaku yang berada di rumah kakaknya di kawasan Lubukminturun.

“Anggota pun langsung menuju lokasi dan mengamankan pelaku tanpa melakukan perlawanan dan mengakui perbuatannya melakukan penganiayaan tersebut,” terang Anton.

Untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut, katanya pelaku dibawa petugas ke Mapolsek Pauh untuk penyidikan selanjutnya. Rekam kasus tersangka pencurian dengan kekerasan itu pun terungkap.

“Dari hasil penyelidikan diketahui, pelaku ini merupakan napi asimilasi kasus pencurian yang baru bebas, kemudian nekat kembali beraksi,” jelasnya. (da.)

  • Bagikan