Nagari Lubuk Pandan Butuh Perbaikan Jalan dan Irigasi

  • Bagikan
Anggota DPD RI H Leonardy Harmainy Dt Bandaro Basa bersama Wali Nagari Lubuk Pandan dan jajarannya, Senin (19/10). (Foto: Istimewa)

Padangpariaman | Datiak.com – Nagari Lubuk Pandan merupakan penyangga Ibu Kota Kabupaten Padangpariaman. Namun kondisi jalan menuju nagari itu buruk. Beberapa ruas jalan dari Simpang Kiambang tinggal batu-batu pecah saja.

“Jalan akses ke Nagari Lubuk Pandan dan Jalan Lingkar perlu mendapat perhatian serius. Harus ada prioritas untuk pembangunannya,” ujar Anggota DPD RI H Leonardy Harmainy Dt Bandaro Basa, usai mengunjungi nagari itu, Senin (19/10).

Disebutkan Leonardy, jalan akses dari Simpang Kiambang sudah memasuki lima tahun belum kunjung mendapat perbaikan. Padahal setiap Musrenbang selalu diusulkan. Pada tahun ini pun kata Pj Wali Nagari Radianto akan dikerjakan dengan dana desa. Tapi dana desa di-refocussing pula sehingga tetap belum ada perbaikan.

BACA JUGA:  KMSA Sumbar Cermati SP3 Dugaan Korupsi Dana Covid-19

Pj Wali Nagari Lubuak Pandan, Radianto mengatakan, selain jalan nagarinya membutuhkan perbaikan saluran irigasi Ladang Laweh. Saluran induk hingga saluran tersier sudah banyak yang rusak. “Kami berharap perhatian dan dorongan Bapak Leonardy Harmainy untuk turut memperjuangkan perbaikan saluran irigasi ini. Perbaikan irigasi sangat diharapkan warganya. Terutama Korong Kampung Panyalai,” harapnya.

Wali Korong Kampung Panyalai, Yudi Pareto menyebutkan warga daerahnya pada umumnya bertani. Selain kesulitan pupuk, kesulitan air akibat rusaknya saluran tersier tambah menyulitkan petani di sana.

Tidak itu saja, e-KTP juga menjadi kendala di sana. Pasalnya, mendapat perhatian Anggota Komite I DPD RI H Leonardy Harmainy Dt Bandaro Basa, sebab e-KTP menjadi syarat agar dapat menunaikan hak pilih warga pada saat pilkada nanti. Leonardy mengharapkan agar Pj Wali Nagari dan perangkat untuk menggenjot penyelesaian e-KTP bagi 120 warga Lubuak Pandan.

BACA JUGA:  Desa Rawan Konflik di Mentawai Sudah “Dikantongi”

Menurut Sekretaris Nagari, Zulkhendri S menyebutkan pihaknya telah melakukan kontak agar 120 orang yang tersisa ini bisa dilakukan perekaman e-KTP di Nagari Lubuak Pandan. “Sudah dilakukan perekaman di beberapa nagari lain, namun belum sampai giliran Lubuak Pandan, Covid-19 kembali merebak. Makanya dihentikan dulu oleh Dukcapil,” ujar Zulkhendri.

Kini menunggu kabar kapan Dukcapil mengaktifkan lagi mobil layanannya. Diharapkan sebelum pilkada nantinya, seluruh warga telah memiliki e-KTP. (da.)

  • Bagikan