Iklan Melayang
Iklan Melayang

Mulyadi: Transportasi Kereta Api Sumbar Perlu Diaktifkan

  • Bagikan
Ketua DPD Partai Demokrat Sumbar, Mulyadi, menilai bahwa transportasi kereta api sumbar perlu diaktifkan. (Foto: Istimewa)
banner 468x60

Padang | Datiak.com – Pembangunan di sektor transportasi darat khususnya perkeretaapian perlu didorong. Pasalnya, moda transportasi massal berbasis rel itu berpotensi mendongkrak perekonomian Sumbar. Hal itu disampaikan Politisi Partai Demokrat, Mulyadi, Jumat (16/10).

Ia melihat Sumbar memiliki jalur kereta api non aktif yang saling terhubung antardaerah. Contohnya dari Kayu Tanam Padangpariaman ke Padangpanjang, Bukittinggi hingga Payakumbuh. Dari Padangpanjang juga ada jalur menuju Solok, Sawahlunto, dan Sijunjung.

banner 336x280

Menurutnya, jalur kereta api non aktif itu memiliki potensi yang sangat luar biasa jika diaktifkan kembali. Terlebih dikembangkan dengan baik sebagai moda transportasi darat. “Jalur kereta api non aktif itu perlu dikembangkan dan dihidupkan kembali untuk dijadikan moda transportasi darat. Sehingga, bisa menjadi alternatif pilihan bagi masyarakat untuk bepergian,” katanya.

Selain bisa membuat kemajuan di bidang transportasi darat, langkah tersebut juga akan mendongkrak pertumbuhan sektor pariwisata Sumbar. Pasalnya, sepanjang jalur kereta api itu melewati berbagai objek wisata seperti Lembah Anai dan Danau Singkarak.

“Masyarakat maupun wisatawan bisa memanfaatkan kereta api itu untuk moda transportasi, atau untuk berwisata mengelilingi Sumbar. Nanti masyarakat bisa melihat keindahan Lembah Anai dan Danau Singkarak,” hematnya.

“Nah, ini tentunya bisa mendongkrak pertumbuhan pariwisata kita, sehingga meningkatkan PAD (Pendapatan Asli Daerah) yang berimbas pada pertumbuhan perekonomian masyarakat Sumbar,” sambung Mulyadi.

Pria yang pernah menjabat anggota DPR RI tiga periode ini menambahkan, transportasi yang baik dapat menjadi indikator dari suatu keberhasilan pembangunan. Untuk itu, pemimpin Sumbar ke depan mesti mendorong pembangunan perubahan di sektor transportasi kereta api tersebut.

Untuk bisa mengaktifkan kembali dan mengembangkan moda transportasi kereta api, ia menilai perlu sinergitas antara pemerintah provinsi dengan pemerintah kabupaten dan kota, serta stakeholder terkait. Selain itu, perlu dukungan dari pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Mulyadi meyakini, langkah ini bisa mendapat persetujuan karena sejalan dengan Rencana Strategis (Renstra) 2020-2024. “Kemenhub saat ini sedang membangunan lintasan kereta api di Danau Toba sebagai langkah konkret pengembangan pariwisata di sana,” katanya.

“Kita sudah ada rel kereta api non aktif, tinggal dihidupkan kembali agar bisa membangun konektivitas untuk mencapai keseimbangan pembangunan yang berdampak positif untuk kemajuan Sumbar,” pungkasnya.

banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan